Honda PCX 125 vs 150 vs 160: Kupas Tuntas Semua Aspeknya!
Aufaproject.com – Hay Bro & Sist, kalau ngomongin skuter premium di Indonesia, Honda PCX tuh kayak selebriti yang selalu jadi buah bibir. Dari generasi ke generasi, motor ini terus berevolusi, bawa fitur-fitur baru, dan selalu punya daya tarik sendiri. Tapi, di antara semua variannya, PCX 125, 150, dan 160 sering bikin orang bingung—mana sih yang paling worth it?
Nah, di artikel ini, kita bakal bahas sampai ke akar-akarnya, bukan cuma sekadar beda kapasitas mesin, tapi juga:
Performa & karakter berkendara yang bikin pengalaman naik motor beda banget
Fitur-fitur canggih yang bikin hidup lebih mudah
Kelebihan & kekurangan masing-masing varian
Harga & nilai penyusutan di pasar bekas
Tips memilih yang tepat sesuai kebutuhan
Jadi, siapin cemilan dulu, karena ini bakal panjang tapi berguna banget buat lo yang lagi nyari motor harian atau mau upgrade!
1. Sejarah Honda PCX: Dari Generasi ke Generasi

Sebelum kita bandingin, ada baiknya kita ngerti dulu perjalanan PCX di Indonesia.
PCX 125 (2010): Generasi Pertama si Raja Irit
Mesin: 124,9cc, SOHC 2-katup
Fitur Utama:
Konsumsi bahan bakar super irit (40-45 km/liter)
Desain minimalis tapi elegan
Suspensi standar buat kenyamanan harian
Target Pasar:
Komuter harian
Yang butuh motor irit & low maintenance
Catatan Penting:
Varian ini CBU (Completely Built-Up), jadi harganya lebih mahal waktu itu. Tapi, karena efisiensinya, banyak yang jatuh cinta.
PCX 150 (2012-2018): Upgrade Performa & Fitur

Mesin: 149,3cc (versi awal), lalu 152,9cc di generasi berikutnya
Fitur Baru:
Smart Key System (mulai 2015)
Lampu LED (belakang dulu, depan masih halogen)
Suspensi belakang lebih empuk
Perubahan Signifikan:
Tenaga lebih besar, cocok buat yang sering bawa boncengan
Lebih nyaman buat jarak menengah (keluar kota sesekali)
Fakta Menarik:
Di 2018, PCX 150 mulai diproduksi lokal, harganya jadi lebih terjangkau!
PCX 160 (2024): Generasi Terkini dengan Segudang Inovasi

Mesin: 156,9cc, eSP+ 4-katup
Fitur Andalan:
Full LED lighting + Daytime Running Light (DRL)
Panel instrumen TFT warna dengan smartphone connectivity
ABS di varian tertentu
Answer Back System (kunci smart key bisa bunyi kalau dipencet)
Performa:
Akselerasi lebih responsif
Lebih stabil di kecepatan tinggi
Kenapa PCX 160 Jadi Game Changer?
Ini bukan sekadar upgrade mesin, tapi perubahan total konsep skuter premium—dari desain, teknologi, hingga pengalaman berkendara.
2. Head-to-Head: Bandingin Performa & Pengalaman Berkendara
Nah, sekarang kita masuk ke bagian paling seru: gimana sih bedanya naik PCX 125, 150, dan 160?
A. Akselerasi & Tenaga
PCX 125:
0-60 km/jam: Sekitar 7-8 detik
Karakter: Santai & smooth, cocok buat jalanan padat
Kekurangan: Butuh effort lebih kalau mau ngebut atau nanjak
PCX 150:
0-60 km/jam: 5-6 detik
Karakter: Lebih bertenaga, terutama di putaran mesin 4.000-7.000 RPM
Kelebihan: Ga perlu sering ganti gigi (walau matic) buat dapetin tenaga
PCX 160:
0-60 km/jam: Di bawah 5 detik!
Karakter: Responsif & sangar, mesin lebih halus berkat teknologi 4-katup
Fitur pendukung: Enhanced Smart Power (eSP+) bikin akselerasi lebih linear
Verdict:
Kalau lo suka ngebut dikit atau sering bawa boncengan, PCX 150/160 jauh lebih memuaskan. Tapi buat harian irit, 125 masih juara.
B. Handling & Kenyamanan
PCX 125:
Berat: 130 kg (paling ringan)
Suspensi: Standar, cukup buat jalan rata
Kelebihan: Lincah di jalan sempit & macet
PCX 150:
Berat: 132-135 kg
Suspensi: Lebih empuk, terutama buat jalan agak rusak
Kekurangan: Agak “berat” di kecepatan rendah
PCX 160:
Berat: 136-140 kg
Suspensi: Double shock belakang, stabil di kecepatan tinggi
Fitur Tambahan: Ban lebih lebar (120/70-14) buat grip lebih baik
Verdict:
Buat kota padat: 125 paling enak
Buat campur kota & touring: 150/160 lebih nyaman
3. Fitur & Teknologi: Semakin Baru, Semakin Wah!

Ini nih yang bikin PCX selalu jadi favorit—fiturnya selalu di atas rata-rata.
PCX 125 (Generasi Awal): Simple tapi Efisien
Kelebihan:
Analog + digital meter (standar waktu itu)
Ruang penyimpanan cukup buat helm half-face
Kekurangan:
Lampu halogen (kurang terang buat malam hari)
Tanpa smart key
PCX 150 (Generasi Pertengahan): Mulai Masuk Fitur Premium
Kelebihan:
Smart Key System (ga perlu kunci manual)
Lampu LED belakang (depan masih halogen di awal)
USB charging port (di varian tertentu)
Kekurangan:
Belum ada ABS (kecuali varian khusus)
PCX 160 (Generasi Terbaru): Kecanggihan Level Atas
Fitur Unggulan:
Full LED lighting + DRL (tampilan lebih modern)
TFT color display + smartphone connectivity
ABS (Anti-lock Braking System) di varian tertinggi
Answer Back System (kunci bisa bunyi kalo dipencet)
Perbandingan Fitur Penting:
| Fitur | PCX 125 | PCX 150 | PCX 160 |
|---|---|---|---|
| Smart Key | ❌ | ✔️ | ✔️+ Answer Back |
| Lampu LED | Halogen | Sebagian | Full LED + DRL |
| Panel Instrumen | Analog | Digital | TFT Warna |
| ABS | ❌ | ❌ (varian khusus) | ✔️ (varian tertentu) |
| USB Charging | ❌ | ✔️ | ✔️ + Type-C |
Verdict:
Kalau lo suka teknologi & fitur lengkap, PCX 160 jelas pemenangnya. Tapi buat yang ga butuh fitur wah, PCX 125/150 masih oke.
4. Harga & Pasar Bekas: Mana yang Paling Worth It?

Ini pertanyaan paling sering diajukan: “Beli baru atau cari bekas?”
Harga Baru (2025):
PCX 160: Rp 32-36 juta (tergantung varian ABS)
PCX 150 (masih ada stok lama): Rp 28-30 juta
PCX 125 (sudah tidak diproduksi)
Harga Bekas (Kondisi Bagus):
PCX 125 (2015-2018): Rp 12-16 juta
PCX 150 (2018-2023): Rp 18-25 juta
PCX 160 (2024): Rp 27-30 juta
- PCX 160 (2025): Rp 30-35 juta (masih jarang di pasar bekas)
Tips Beli Bekas:
Cek kilometer: Idealnya di bawah 30.000 km untuk PCX 150/160.
Periksa mesin: Dengarkan suara mesin, harus halus tanpa knocking.
Test ride: Pastikan smart key, lampu, dan fitur elektronik berfungsi.
Cari yang full servis di AHASS: Lebih terjamin riwayat perawatannya.
Verdict:
Kalau budget terbatas, PCX 125 bekas masih oke buat harian.
Kalau mau fitur lengkap & performa, cari PCX 150 bekas low mileage.
Kalau mau yang terbaru & ga mau ribet, PCX 160 baru worth it.
5. Kesimpulan: Pilih Sesuai Kebutuhan & Budget!
Jadi, Bro & Sist, mana yang terbaik? Jawabannya: Tergantung kebutuhan lo!
✅ Pilih PCX 125 kalau:
Prioritas utama irit & harian dalam kota
Budget terbatas (terutama buat bekas)
Ga butuh fitur canggih
✅ Pilih PCX 150 kalau:
Butuh keseimbangan performa & fitur
Suka jalan-jalan sesekali keluar kota
Mau dapet smart key & LED tanpa bayar mahal
✅ Pilih PCX 160 kalau:
Mau fitur paling mutakhir (TFT, ABS, full LED)
Suka performa tinggi & desain kekinian
Ga masalah keluar budget lebih
Bonus Tip:
Kalau lo sering touring atau bawa boncengan, langsung skip ke PCX 160. Tapi kalau cuma buat harian doang, PCX 125/150 masih sangat layak.
Temukan Aksesoris Motor Terbaik di Aufaproject.com
Demikian artikel tentang Review Honda PCX 125 vs PCX 150: Mana yang Lebih Worth It di 2025?, kami juga menyediakan berbagai aksesoris motor yang cocok untuk motor matic Anda! Di Aufaproject.com, Anda bisa menemukan beragam pilihan aksesoris motor yang selalu up to date dengan model terbaru. Kami menawarkan produk berkualitas yang akan membuat tampilan motor Anda semakin keren.
Gimana, udah jelas kan? Kalau masih ada pertanyaan, komen di bawah ya! 👇
#RideSafe & semoga dapet motor yang pas buat lo!








Tinggalkan komentar