{"id":13857,"date":"2022-12-03T21:41:27","date_gmt":"2022-12-03T14:41:27","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=13857"},"modified":"2022-12-03T21:41:27","modified_gmt":"2022-12-03T14:41:27","slug":"cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/","title":{"rendered":"Kurang Puas Dengan Performa Mesin Motor Anda? Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><div align=\"left\">\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#Berikut_5_Cara_Membuat_Motor_Kencang_Dengan_Mesin_Standar\" >Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#5_Cara_Membuat_Motor_Kencang_Dengan_Mesin_Standar\" >5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#1_Gunakan_BBM_yang_tepat\" >1. Gunakan BBM yang tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#2_Ganti_Velg_Yang_Lebih_Ringan\" >2. Ganti Velg Yang Lebih Ringan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#3_Pilih_filter_udara_aftermarket\" >3. Pilih filter udara aftermarket<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#4_Ganti_busi_iridium\" >4. Ganti busi iridium<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/#5_Ganti_knalpot_racing\" >5. Ganti knalpot racing<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berikut_5_Cara_Membuat_Motor_Kencang_Dengan_Mesin_Standar\"><\/span>Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/div><div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.aufaproject46.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+november&amp;utm_term=Backlink+november\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Aufaproject46.com<\/a> &ndash; Hay sobat Otomotif, Kurang Puas Dengan <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Performa Mesin Motor<\/a> Anda? Tidak perlu bingung bagaimana cara merakit motor kencang. Ini masih bisa dilakukan meski mesinnya standar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keuntungannya tidak main-main dengan mesin, bisa dengan mudah dimodifikasi. Penggunaan komponen aftermarket juga sudah cukup dan pastinya plug and play, sehingga pemasangannya pun mudah. Pada saat yang sama, Anda dapat mengubahnya kembali ke standar saat bosan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Agar pengendaraan sepeda motor Anda lebih mulus, mulailah dengan menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan kompresi mesin. Lalu ganti pelek dengan bobot yang lebih ringan. Filter udara juga perlu diganti dengan versi aftermarket. Tak hanya itu, Anda juga bisa mencoba busi racing merk iridium. Terakhir, gunakan knalpot racing.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ingin tahu lebih detail bagaimana cara merakit motor kencang dengan mesin standar? Berapa biayanya? Lihat pembahasan di bawah ini untuk jawabannya:<\/p>\n<h2 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cara_Membuat_Motor_Kencang_Dengan_Mesin_Standar\"><\/span>5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13858 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-membuat-Motor-kencang.jpg\" alt=\"Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\" width=\"680\" height=\"420\"><\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_BBM_yang_tepat\"><\/span>1. Gunakan BBM yang tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Cara <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">membuat motor kencang<\/a> yang pertama adalah dengan selalu menggunakan bahan bakar berdasarkan kompresi mesin. Jadi bukan berarti bahan bakar beroktan lebih tinggi lebih baik untuk sepeda motor Anda. Ini bukan tentang RON, ini tentang penerapan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pertamina sendiri sudah mencantumkan RON dengan kompresi mesin. Misalnya, mesin sepeda motor dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1, seperti Yamaha Mio M3 125 dan Suzuki Nex II, bekerja paling baik dengan bensin RON 90 atau Pertalite.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sedangkan kendaraan roda dua seperti Honda PCX 150, Yamaha Vixion, dan Vario 150 cocok meminum Pertamax dengan RON 92. Pasalnya, mesin pada sepeda motor ini memiliki rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kemudian untuk Suzuki GSX-R150, Yamaha R15, Honda CB150 dll bisa menggunakan Pertamax Turbo. Pasalnya, sportbike memiliki rasio kompresi lebih dari 11:1.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan memilih bensin sesuai rasio kompresi mesin, maka pembakaran akan lebih optimal. Efeknya tentu saja membuat performa motor melaju lebih kencang, meski kondisi mesin masih standar.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ganti_Velg_Yang_Lebih_Ringan\"><\/span>2. Ganti Velg Yang Lebih Ringan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13861 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Velg-almunium.jpg\" alt=\"Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\" width=\"680\" height=\"420\"><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anda juga dapat meningkatkan kecepatan sepeda dengan mengurangi bobotnya. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menggunakan metode pembuatan tempa atau forged untuk mengganti pelek dengan bahan aluminium.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ambil contoh pelek standar Yamaha Nmax yang berbobot 8,38kg. Jika beralih ke aluminium tempa merek RCB FG 506, bobotnya hanya 6,25 kg. Potong sekitar 2 kg.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bobot motor tentunya berpengaruh besar pada performa. Tentu saja, semakin ringan kendaraannya, semakin baik performanya. Bahasa teknisnya adalah power-to-weight ratio.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hanya saja pelek aluminium&nbsp; tidak murah. Misalnya Nmax RCB FG 506 harganya Rp 10 jutaan.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pilih_filter_udara_aftermarket\"><\/span>3. Pilih filter udara aftermarket<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13862\" aria-describedby=\"caption-attachment-13862\" style=\"width: 670px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13862 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Filter-Racing.jpg\" alt=\"Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\" width=\"680\" height=\"420\"><figcaption id=\"caption-attachment-13862\" class=\"wp-caption-text\">filter Ferrox yang terbuat dari bahan stainless steel<\/figcaption><\/figure>\n<p dir=\"ltr\">Mengganti filter udara versi aftermarket mungkin bisa menjadi cara untuk menambah kecepatan sepeda motor dengan mesin standar. Umumnya jika label pembuatnya busa, bisa juga kertas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk kinerja yang lebih baik, Anda dapat menggunakan filter kain K&amp;N. Ada pilihan lain, bahan stainless steel produksi Ferrox.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kedua filter tersebut disebut mampu mengalirkan lebih banyak udara ke ruang bakar. Hasilnya, pembakaran menjadi lebih optimal dan performa mesin dapat ditingkatkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Filter udara aftermarket yang terbuat dari stainless steel dan kain juga tahan lama. Karena kalau kotor tinggal cuci saja. Soal harga, memang tidak bisa dikatakan murah. Lebih dari Rp 500.000.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ganti_busi_iridium\"><\/span>4. Ganti busi iridium<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13859 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Busi-Iridium.jpg\" alt=\"Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\" width=\"680\" height=\"420\"><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jangan mengganti busi standar dengan busi racing, terutama untuk penggunaan sepeda motor sehari-hari. Itu akan sia-sia dan hanya mahal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Busi yang biasa digunakan sehari-hari untuk mengakselerasi sepeda motor secara maksimal adalah busi iridium. Keuntungannya adalah elektroda inti terbuat dari bahan paduan iridium. Efek penggunaan busi iridium adalah konduksi dan ketahanan yang lebih baik dalam kondisi ekstrem.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tidak hanya itu, busi iridium memiliki bentuk elektroda inti yang meruncing. Ini membuat percikan lebih fokus dan stabil. Jangan lupa bahwa busi iridium mengurangi kebutuhan voltase.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menggunakan busi iridium adalah salah satu cara untuk membuat motor melaju lebih kencang. Berapa biayanya? Misalnya kode Busi NGK CPR8EAIX-9 untuk Suzuki GSX-R150 dibandrol dengan harga Rp 100.000.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Ganti_knalpot_racing\"><\/span>5. Ganti knalpot racing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13860\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Knalpot-Racing.jpg\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"420\"><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menggunakan knalpot racing juga merupakan cara agar motor dengan mesin standar bisa melaju lebih kencang. Hanya saja perlu diingat bahwa bukan knalpot saja yang diganti. Komponen lain yang disebutkan di atas juga harus disertakan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Juga pengaturan CO dan HC di ECU motor. Ini untuk kinerja, bukan fotografi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Harga knalpot racing sangat bervariasi. Ambil contoh Honda ADV 150 yang bisa mengeluarkan Leo Vince GP Corsa Carbon seharga Rp 3 jutaan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Nah itulah sedikit Rangkuman cara membuat motor kencang tanpa mengutak-atik mesinnya. Bukankah itu cukup sederhana? Jika Anda benar-benar memiliki anggaran lebih, Anda dapat melakukan kelimanya. Anda juga bisa memodifikasinya satu per satu sesuai kantong Anda sendiri. (LDR)<\/p>\n<\/div><p dir=\"ltr\">Butuh Aksesoris motor matic? Jangan Lupa mampir di Onlineshop Kami&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.aufaproject.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+oktober&amp;utm_term=Backlink+oktober\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">aufaproject.com<\/a>, Tersedia beragam aksesoris Motor matick terbaru dan selalu update model-modelnya, Terimakasih<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar Aufaproject46.com &ndash; Hay sobat Otomotif, Kurang Puas Dengan Performa Mesin Motor Anda? Tidak perlu bingung bagaimana cara merakit motor kencang. Ini masih bisa dilakukan meski mesinnya standar. Keuntungannya tidak main-main dengan mesin, bisa dengan mudah dimodifikasi. Penggunaan komponen aftermarket juga sudah cukup dan pastinya plug and &hellip; <a title=\"Kurang Puas Dengan Performa Mesin Motor Anda? Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-motor-kencang-dengan-mesin-standar\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Kurang Puas Dengan Performa Mesin Motor Anda? Berikut 5 Cara Membuat Motor Kencang Dengan Mesin Standar\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13858,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[915,954],"tags":[146,2415,2416],"class_list":["post-13857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trick","category-tentang-tutorial-motor","tag-cara-membuat-motor-kencang","tag-tips-motor-kencang","tag-upgrade-kecepatan-motor","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}