{"id":13715,"date":"2022-10-28T20:13:42","date_gmt":"2022-10-28T13:13:42","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=13715"},"modified":"2022-10-28T20:13:42","modified_gmt":"2022-10-28T13:13:42","slug":"sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar Herex"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/#Sejarah_Lahirnya_Honda_Megapro_di_Indonesia_motor_favorit_para_penggemar_Herex\" >Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar Herex<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/#Honda_Megapro_%E2%80%98Hiu_generasi_pertama\" >Honda Megapro &lsquo;Hiu&rsquo; generasi pertama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/#Honda_Megapro_%E2%80%98Primus_generasi_ke-2\" >Honda Megapro &lsquo;Primus&rsquo; generasi ke-2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/#All_New_Honda_Megapro\" >All New Honda Megapro<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/#Honda_New_Megapro_FI\" >Honda New Megapro FI<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Lahirnya_Honda_Megapro_di_Indonesia_motor_favorit_para_penggemar_Herex\"><\/span>Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar Herex<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><a href=\"https:\/\/www.aufaproject46.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+oktober&amp;utm_term=Backlink+oktober\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Aufaproject46.com<\/a> &ndash; Awalnya sebagai pengganti Honda GL Pro<br>\nKaryanya digantikan oleh Honda Verza<br>\nSaat ini, Ternd modifikasi bernama Herex sedang populer di Jawa Timur. Motor sport Honda lawas telah dirombak agar terlihat lebih kece &ldquo;sebagaimana adanya&rdquo;, tetapi tampilannya berbeda. Salah satu motor yang menjadi incaran para penggemar Herex adalah Honda Megapro.<\/p><p>Itu karena salah satu syarat modifikasi Herex adalah mesin yang masih mengandalkan AC. Kesan padat karena kisi udara.<\/p><p>Dengan proses modifikasi, tampilan &ldquo;motor bapak&rdquo; Honda Megapro juga disulap menjadi &ldquo;anti-gentleman&rdquo;, menggunakan ban &ldquo;cacing&rdquo; dan knalpot Brong.<\/p><p>Kembali ke Honda Megapro, motor ini diperkenalkan pada tahun 1999 untuk menggantikan sosok Honda GL Pro Neotech yang sudah ada sejak akhir tahun 80-an.<\/p><p>Meski penampilannya berubah dengan kesan mendekati Honda Tiger, mesinnya tetap menggunakan seri Neotech. Sejak 1999, mesin 160 cc bertahan hingga 2010. Baru pada tahun 2010 ia berkembang dan mengarah ke basis sepeda motor India.<\/p><p>Tentu menarik untuk ditelaah silsilah sepeda motor generasi ke-4 dengan umur 19 tahun. Model apa saja yang ada?<\/p><p>\n<figure id=\"attachment_13708\" aria-describedby=\"caption-attachment-13708\" style=\"width: 670px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13708 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sejarah-motor-Honda-Megapro.jpg\" alt=\"Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia\" width=\"680\" height=\"420\"><figcaption id=\"caption-attachment-13708\" class=\"wp-caption-text\">Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Honda_Megapro_%E2%80%98Hiu_generasi_pertama\"><\/span>Honda Megapro &lsquo;Hiu&rsquo; generasi pertama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Honda Megapro mulai bekerja pada tahun 1999 dengan mengusung lampu depan bulat dan lampu sein dari Honda Tiger. Hanya saja bagian depan departemen tank lebih tajam bentuknya.<\/p><p>Namun, moniker &ldquo;hiu&rdquo; Honda Megapro sebenarnya berasal dari bagian belakangnya yang tajam, seperti hidung ikan hiu pemangsa. Desainnya sendiri didasarkan pada Honda CB400 Super Four.<\/p><p>Di rilis perdana kali ini, Honda Megapro dan Honda Tiger, dan tentunya Honda GL-Pro punya banyak alternatif. Misalnya knalpot bisa diganti dengan Honda Tiger. Dan bagian mesinnya sama persis dengan Honda GL-Pro.<\/p><p>Itu karena basis mesinnya sama, 156,7 cc, berpendingin udara, satu silinder, OHC, 4-tak, 14,9 PS pada 8.500 rpm dan torsi 12,7 Nm pada 6.500 rpm.<\/p><p>Motor ini sering digunakan sehari-hari oleh para pekerja karena irit dan memiliki tangki bahan bakar yang besar yakni 8 liter. Namun, fitur-fitur tersebut masih standar, yakni rem cakram depan dan tromol belakang serta roda spoked.<\/p><p>Versi yang diperbarui dari tahun 2002 dilengkapi dengan starter listrik setelah menggunakan sistem kik-start untuk waktu yang lama. Begitu juga dengan versi cross-rim.<\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13707 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject46.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sejarah-Motor-megapro.jpg\" alt=\"Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia\" width=\"680\" height=\"420\"><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Honda_Megapro_%E2%80%98Primus_generasi_ke-2\"><\/span>Honda Megapro &lsquo;Primus&rsquo; generasi ke-2<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Pada tahun 2006, PT Astra Honda Motor (AHM) merilis Honda Megapro generasi kedua. Pada versi ini, tampilannya masih mengacu pada desain Honda CB400 super four, termasuk dual shock absorber di belakangnya.<\/p><p>Spesifikasi mesin tetap sama seperti sebelumnya. Namun, ada revisi desain pada bodywork belakang. Grafik stiker tidak seramai dulu.<\/p><p>Warnanya lebih solid, memberikan kesan gagah. Desain knalpot baru dengan pelindung panas dan velg kini menjadi standar.<\/p><p>Julukan Megapro &ldquo;Primus&rdquo; berasal dari duta merek yang ditunjuk saat itu, aktor Primus Yustisio.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"All_New_Honda_Megapro\"><\/span>All New Honda Megapro<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Seperti namanya, evolusi ini tercermin pada generasi ketiga Honda Megapro. Dijuluki Honda New Megapro, desain dasar dan mesinnya diambil dari India, Honda CB Unicorn Dazzler di India.<\/p><p>Model yang dirilis tahun 2010 ini menggunakan mesin 150 cc XRP (X-tra Responsive Performance Engine), menggantikan mesin 160 cc dari GL-Pro sebelumnya. Mesin tersebut menghasilkan 13,7 PS pada 8.500 rpm dan torsi 12,5 Nm pada 6.500 rpm.<\/p><p>Honda New Megapro tampil keren dengan lampu depan bersudut tajam. Lalu ada pelindung tangki bahan bakar besar, suspensi belakang monoshock dan rem cakram di kedua roda. Model ini juga tercatat sebagai Honda Megapro pertama yang menggunakan kombinasi speedometer analog dan digital.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Honda_New_Megapro_FI\"><\/span>Honda New Megapro FI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Pembaruan seri Honda Megapro berlanjut di tahun 2014. Keberadaannya dipicu oleh tren mesin jet yang mulai menyerbu di awal tahun 2010-an.<\/p><p>Detail internal mesin tetap tidak berubah, termasuk volume. Hanya saja sistem karburator sebelumnya sudah diubah menjadi PGM FI injeksi. Tenaga sekarang 13,3 PS dan torsi 12,3 Nm.<\/p><p>Desain bodi belakang tidak banyak berubah. Namun desain ulang terlihat dari bodi tengah pelindung tangki bahan bakar dan penutup baterai. Dan lekukan pada kap lampu depan juga berbeda.<\/p><p>Sayangnya, Honda Megapro FI adalah penutup untuk model ini. Produk ini dihentikan pada tahun 2018. Pasalnya AHM hanya fokus pada dua sport telanjang 150 cc. Yakni CB150R Street Fire dan Honda Verza 150 yang lahir pada 2013.<\/p><p>Butuh Aksesoris motor matic? Jangan Lupa mampir di Onlineshop Kami&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.aufaproject.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+oktober&amp;utm_term=Backlink+oktober\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">aufaproject.com<\/a>, Tersedia beragam aksesoris Motor matick terbaru dan selalu update model-modelnya, Terimakasih<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar HerexAufaproject46.com &ndash; Awalnya sebagai pengganti Honda GL Pro Karyanya digantikan oleh Honda Verza Saat ini, Ternd modifikasi bernama Herex sedang populer di Jawa Timur. Motor sport Honda lawas telah dirombak agar terlihat lebih kece &ldquo;sebagaimana adanya&rdquo;, tetapi tampilannya berbeda. Salah satu motor yang menjadi incaran &hellip; <a title=\"Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar Herex\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/sejarah-lahirnya-honda-megapro-di-indonesia\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Sejarah Lahirnya Honda Megapro di Indonesia, motor favorit para penggemar Herex\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13707,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,38],"tags":[2337,2338,2339,2340,2341,2342],"class_list":["post-13715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","category-riview","tag-honda-megapro-2012","tag-honda-megapro-primus","tag-megapro-generasi-pertama","tag-megapro-hiu","tag-megapro-lama","tag-megapro-primus-tahun-berapa","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13715"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13715\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}