{"id":13364,"date":"2022-08-25T00:53:38","date_gmt":"2022-08-24T17:53:38","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=13235"},"modified":"2022-08-25T00:53:38","modified_gmt":"2022-08-24T17:53:38","slug":"tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/","title":{"rendered":"Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda Motor"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Tips_Teknik_Pengereman_Yang_Benar_Pada_Sepeda_Motor\" >Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda Motor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Berikut_ini_kami_sajikan_tips_teknik_pengereman_motor_yang_benar\" >Berikut ini kami sajikan tips teknik pengereman motor yang benar:<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Menekan_Rem_Secara_pelan-pelan\" >Menekan Rem Secara pelan-pelan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Perhatikan_Jarak_Pengereman\" >Perhatikan Jarak Pengereman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Fungsi_Rem_Depan_dan_belakang\" >Fungsi Rem Depan dan belakang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Gunakan_dua_tangan\" >Gunakan dua tangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Urutan_pengereman_yang_benar\" >Urutan pengereman yang benar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/#Lakukan_pembiasaan\" >Lakukan pembiasaan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Teknik_Pengereman_Yang_Benar_Pada_Sepeda_Motor\"><\/span>Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda Motor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><a href=\"https:\/\/www.aufaproject46.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+agustus&amp;utm_term=Backlink+agustus\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Aufaproject46.com<\/a> &ndash; hay sobat, Sebagai pengendara sepeda motor, kita harus memiliki pengetahuan tentang cara pengereman yang benar. Baik rem depan maupun belakang ini harus digunakan secara optimal, karena ini merupakan dasar teknik mengemudikan motor. Mengerem diperlukan untuk mengontrol laju kendaraan agar terhindar dari resiko kecelakaan seperti tertabrak dan jatuh.<\/p><p>Namun sayangnya masih ada sebagian orang yang menyepelekan soal teknik pengereman karena dianggap hal yang mudah. Padahal tidak seperti itu.<\/p><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berikut_ini_kami_sajikan_tips_teknik_pengereman_motor_yang_benar\"><\/span>Berikut ini kami sajikan tips teknik pengereman motor yang benar:<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p>\n<figure id=\"attachment_13238\" aria-describedby=\"caption-attachment-13238\" style=\"width: 670px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/tehnik-pengereman-motor\/#main\" rel=\"attachment wp-att-13238 nofollow noopener\" target=\"_blank\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13238 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Tehnik-pengereman-motor.jpg\" alt=\"Tips Teknik Pengereman Yang Benar\" width=\"680\" height=\"420\"><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13238\" class=\"wp-caption-text\">Tips Teknik Pengereman Yang Benar<\/figcaption><\/figure>\n<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menekan_Rem_Secara_pelan-pelan\"><\/span>Menekan Rem Secara pelan-pelan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Salah fatal bila pengemudi langsung menekan rem dengan full, ini berakibat fatal menjadikan motor kehilangan stabilitas dan berujung terjatuh. Pengereman mendadak juga membuat ban menjadi selip.<\/p><p>Cara rem yang benar adalah dengan pelan-pelan untuk menjaga motor tetap seimbang. Tidak usah panik dan usahakan Jangan mengebut. Karena hal inilah kecelakaan bisa terjadi.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhatikan_Jarak_Pengereman\"><\/span>Perhatikan Jarak Pengereman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Jangan anggap enteng masalah mengatur jarak pengereman. Prinsipnya semakin jauh jarak yang kita atur dalam mengerem akan semakin aman dari resiko motor berhenti Mendadak. Karena mengerem dalam kondisi Mendadak biasanya dikarenakan pengendara tidak mengantisipasi adanya kendaraan\/Medan yang ada didepannya.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Rem_Depan_dan_belakang\"><\/span>Fungsi Rem Depan dan belakang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Tahukah anda fungsi rem depan dan belakang ? Biasanya pemula tidak tahu masing-masing kegunaannya. Rem depan untuk memperlambat kecepatan motor. Sementara Rem belakang berfungsi agar motor bisa mempertahankan keseimbangannya. Pemakaian kedua rem tersebut harus dalam kondisi yang tepat.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_dua_tangan\"><\/span>Gunakan dua tangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Yang dimaksud mengerem dua tangan adalah memakai Rem Depan dan belakang secara bersamaan. Mungkin diantara Anda punya kebiasaan mengerem dengan 1 rem saja baik Rem Depan atau belakang. Yang benar Tekniknya adalah kedua secara bersamaan. Ini akan membuat motor terjaga kecepatannya dan stabilisasnya.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Urutan_pengereman_yang_benar\"><\/span>Urutan pengereman yang benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Teknik yang benar dalam mengerem dimulai dari melihat situasi Medan, pastikan memiliki waktu untuk memperlambat kendaraan. Kemudian lepaskan tuas gas dan ikuti dengan menekan rem depan dan belakang secara bersamaan dengan pelan-pelan. Tetap atur emosi agar tetap tenang, agar kita bisa melakukan langkah tersebut secara lancar.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lakukan_pembiasaan\"><\/span>Lakukan pembiasaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Untuk bisa melakukan teknik pengereman <a href=\"https:\/\/www.aufaproject.com\/?utm_source=Blogger+activity&amp;utm_medium=Referral+Paid&amp;utm_campaign=Backlink+agustus&amp;utm_term=Backlink+agustus\" rel=\"nofollow\">motor<\/a> secara benar perlu latihan dan pembiasaan. Agar terbentuk muscle memori, sehingga kita mengetahui tempo yang tepat untuk mengerem. Biasakan juga untuk melatih pengereman dalam berbagai situasi jalan. Misalnya saat kondisi jalan basah atau macet.<\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda MotorAufaproject46.com &ndash; hay sobat, Sebagai pengendara sepeda motor, kita harus memiliki pengetahuan tentang cara pengereman yang benar. Baik rem depan maupun belakang ini harus digunakan secara optimal, karena ini merupakan dasar teknik mengemudikan motor. Mengerem diperlukan untuk mengontrol laju kendaraan agar terhindar dari resiko kecelakaan seperti tertabrak dan &hellip; <a title=\"Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda Motor\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/tips-teknik-pengereman-yang-benar-pada-sepeda\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Tips Teknik Pengereman Yang Benar Pada Sepeda Motor\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13295,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[915,954],"tags":[2110,2111,2163,2173],"class_list":["post-13364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trick","category-tentang-tutorial-motor","tag-rem-kaki-motor","tag-rem-motor-matic-sebelah-mana","tag-teknik-pengereman-motor","tag-tips-teknik-pengereman-yang-benar","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}