{"id":13144,"date":"2021-12-13T13:36:51","date_gmt":"2021-12-13T06:36:51","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=12007"},"modified":"2021-12-13T13:36:51","modified_gmt":"2021-12-13T06:36:51","slug":"cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel\/","title":{"rendered":"Cara Pasang Kunci Kontak Motor 4 Kabel Mudah"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai pengendara sepeda motor, cara pasang kunci kontak motor 4 kabel merupakan salah satu hal dasar yang penting untuk diketahui. Jika kunci kontak hilang atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ignition switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">rusak, pengguna sepeda motor sebaiknya mengganti modul kunci kontak motor. Ini akan mencegah hal-hal tidak diinginkan seperti pembobolan sepeda motor terjadi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ini penting untuk diketahui agar pengguna sepeda motor tidak sepenuhnya bergantung pada jasa bengkel yang membuat pembaca harus mengantri. Namun, sekalipun cara pasang kunci kontak motor 4 kabel ini bisa pembaca lakukan sendiri, pembaca perlu berhati-hati untuk menghindari konslet. Bagian kunci kontak merupakan salah satu sistem vital kelistrikan sepeda motor.<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel\/#Ketahui_Tipe_Rangkaian_Kabel\" >Ketahui Tipe Rangkaian Kabel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel\/#Langkah-Langkah_Pasang_Kunci_Kontak_4_Kabel\" >Langkah-Langkah Pasang Kunci Kontak 4 Kabel<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketahui_Tipe_Rangkaian_Kabel\"><\/span><b>Ketahui Tipe Rangkaian Kabel<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Umumnya, kini kebanyakan sepeda motor di Indonesia sudah menggunakan kunci kontak motor dengan 4 kabel. Sistem ini memberikan keamanan yang lebih canggih untuk sepeda motor. Meskipun demikian, sebenarnya untuk beberapa sepeda motor merk buatan Jepang masih ada yang menggunakan baik 2 kabel dan 4 kabel.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum melakukan cara pasang kunci kontak motor 4 kabel ini, cek jenis rangkaian kunci kontak motor terlebih dahulu. Setiap merk sepeda motor biasanya juga memiliki tipe dan desain rangkaian yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ketahui tipe rangkaian kabel kunci kontak terlebih dulu.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu dicatat bahwa warna kabel belum tentu memiliki fungsi yang sama pada setiap merk sepeda motor. Bisa jadi kabel merah di Honda Astrea memiliki fungsi dan sambungan berbeda dengan kabel merah di Yamaha Vega.&nbsp;<\/span><\/p><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-Langkah_Pasang_Kunci_Kontak_4_Kabel\"><\/span><b>Langkah-Langkah Pasang Kunci Kontak 4 Kabel<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Perhatikan langkah-langkah cara pasang yang akan diulas berikut ini. Pastikan untuk melakukannya sesuai dengan anjuran untuk menghindari konslet pada sistem kelistrikkan. Konslet yang terjadi bisa membuat sepeda motor macet.<\/span><\/p><ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pertama-tama, pengguna harus mengetahui tipe rangkaian kabel kunci kontak dari merk motor yang dimiliki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika sudah, beli rangkaian kunci kontak yang baru di toko otomotif atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Cari yang sesuai dengan tipe rangkaian dan merk sepeda motor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan motor dalam keadaan mati dan tidak ada cipratan air atau cairan lain di sekitar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Buka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ignition switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan membuka baut pengunci dengan obeng yang sesuai ukurannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Simpan baut yang sudah terlepas untuk nanti mengunci kembali kunci kontak yang sudah diperbarui.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Buka juga bagian motor yang terlindungi lainnya, untuk menghubungkan kabel ke sumber perapian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pisahkan baut sesuai dengan bagian sepeda motor agar memudahkan pemasangannya kembali.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ignition switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terbuka, pengguna akan melihat 4 kabel dengan warna yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pasang kunci kontak yang baru, dan mulai lakukan instalasi kabel yang baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hubungkan kabel putih menuju CDI atau coil yang berfungsi untuk mengatur pengapian mesin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan kabel berwarna hijau siap dipasang dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk input kunci kontak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sambungkan kabel hitam agar indikator lampu mesin menyala dan mati bisa terlihat di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ignition switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, pastikan kabel berwarna merah terhubung dari kunci kontak menuju ke sambungan aki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Cek kembali dan pastikan semua kabel terhubung dengan sesuai untuk menghindari konslet.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Usai pengecekkan selesai, coba masukkan kontak kunci sepeda motor dan lihat apakah semua fungsi bisa dijalankan dengan baik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika sudah, pasang kembali bagian-bagian penutup sepeda motor yang dilepas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan untuk memutar baut dengan kuat seperti semula.<\/span><\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Sudah berhasil memasang kunci kontak dengan 4 kabel? Semoga cara pasang kunci kontak motor 4 kabel di atas bermanfaat dan bisa membantu pembaca. Jangan lakukan cara di atas sendiri apabila pembaca sebelumnya belum mengerti sistem kelistrikkan sepeda motor. Keamanan ialah bagian dari prioritas.&nbsp;<\/span><\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Sebagai pengendara sepeda motor, cara pasang kunci kontak motor 4 kabel merupakan salah satu hal dasar yang penting untuk diketahui. Jika kunci kontak hilang atau ignition switch rusak, pengguna sepeda motor sebaiknya mengganti modul kunci kontak motor. Ini akan mencegah hal-hal tidak diinginkan seperti pembobolan sepeda motor terjadi.Ini penting untuk diketahui agar pengguna sepeda motor &hellip; <a title=\"Cara Pasang Kunci Kontak Motor 4 Kabel Mudah\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cara Pasang Kunci Kontak Motor 4 Kabel Mudah\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12008,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[944,37,954],"tags":[1643],"class_list":["post-13144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-modifikasi","category-otomotif","category-tentang-tutorial-motor","tag-cara-pasang-kunci-kontak-motor-4-kabel","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}