{"id":13130,"date":"2021-10-31T10:01:33","date_gmt":"2021-10-31T03:01:33","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=11778"},"modified":"2021-10-31T10:01:33","modified_gmt":"2021-10-31T03:01:33","slug":"cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/","title":{"rendered":"5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel, Mudah!"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Stiker memang mempercantik tampilan, tetapi jika sudah rusak maka tidak akan menarik lagi. Sedangkan jika dicabut, beberapa stiker akan meninggalkan bekas pada motor. Dibutuhkan cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel agar tampilan motor menarik lagi. Tetapi ini bukan tugas mudah, karena beberapa stiker menggunakan bahan khusus.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa orang memasang <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Seni_stiker\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">stiker<\/a> pada motor karena alasan agar lebih menarik ataupun menutup bekas goresan. Tetapi terkadang banyak orang yang asal membeli stiker yang jika rusak akan menghasilkan masalah ini. Berikut adalah cara agar noda stiker yang bandel pada motor dapat bersih kembali:<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/#1_Gunakan_Aseton\" >1. Gunakan Aseton<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/#2_Gunakan_Cuka\" >2. Gunakan Cuka<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/#3_Gunakan_Penghapus_Pensil\" >3. Gunakan Penghapus Pensil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/#4_Gunakan_Minyak_Kayu_Putih\" >4. Gunakan Minyak Kayu Putih<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/#5_Gunakan_WD-40\" >5. Gunakan WD-40<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_Aseton\"><\/span><b>1. Gunakan Aseton<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi para wanita mungkin sudah mengenal dengan yang namanya Aseton. Aseton adalah cairan yang biasanya dipakai untuk membersihkan cat kuku. Cat kuku biasanya memiliki kerekatan yang tinggi bahkan lebih tinggi dari stiker. Maka dari itu, aseton sangat memungkinkan untuk membersihkan bekas noda stiker.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara pengaplikasian aseton pada noda stiker pun sangat mudah. Pertama, tuangkan aseton pada kapas. Usap kapas beraseton pada noda stiker secara lembut selama beberapa kali. Tunggu beberapa saat agar aseton bekerja. Usap kembali noda stiker dengan kain bersih hingga noda hilang sempurna.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Gunakan_Cuka\"><\/span><b>2. Gunakan Cuka<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk yang memiliki cuka dirumah, mungkin dapat memanfaatkan benda yang satu ini. Selain dapat menjadi penguat rasa makanan, ternyata cuka juga dapat membersihkan sejumlah noda. Salah satu noda yang dapat dibersihkan cuka adalah noda bekas stiker.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara pengaplikasiannya cukup mudah, yaitu siapkan dahulu lap bersih, kuas, dan juga cuka secukupnya. Oleskan cuka pada noda stiker dengan menggunakan kuas. Tunggu beberapa saat agar cuka bekerja. Gosok perlahan noda dengan kain bersih hingga noda benar-benar hilang.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Gunakan_Penghapus_Pensil\"><\/span><b>3. Gunakan Penghapus Pensil<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Karet pembersih pensil yang biasa dipakai sebagai perlengkapan sekolah ternyata juga dapat menghilangkan noda stiker. Bahkan karet pembersih diakui cukup efektif untuk membersihkan noda seperti ini. Ini karena material karetnya yang cukup lengket untuk mengangkut noda seperti ini.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menghilangkan noda pada stiker dengan menggunakan penghapus, sebaiknya gunakan penghapus yang benar-benar bersih. Jika terdapat kotoran pada penghapus, sebaiknya digosok terlebih dahulu pada kertas bersih atau dipotong jika perlu. Lakukan pembersihan seperti layaknya menghapus pensil.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Gunakan_Minyak_Kayu_Putih\"><\/span><b>4. Gunakan Minyak Kayu Putih<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan kayu putih adalah cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel berikutnya. Benda ini adalah benda yang wajib dimiliki setiap keluarga. Maka dari itu, minyak kayu putih bisa menjadi pilihan alternatif yang tepat untuk menghapus noda stiker.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Selain dapat menangkal sejumlah penyakit, kandungan di dalam minyak kayu putih juga mempunyai kemampuan mengangkat noda.Cara pengaplikasian minyak ini pada noda adalah dengan mengoleskannya pada noda. Tunggu beberapa saat dan bersihkan dengan lap bersih hingga noda hilang.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Gunakan_WD-40\"><\/span><b>5. Gunakan WD-40<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika ada uang lebih, maka tak ada salahnya untuk menggunakan produk ini pada noda stiker. WD-40 ini adalah cairan serba guna yang dapat melakukan banyak hal. Tidak hanya membersihkan noda, cairan ini juga dapat menjadi pencegah karat, pelumas, dan pelindung.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk penggunaan WD-40 sebaiknya menyiapkan beberapa alat seperti kain bersih dan juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hair dryer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pertama, semprotkan terlebih dahulu WD-40 pada noda stiker. Diamkan beberapa agar cairan bekerja. Panaskan dengan hair dryer dan gosok noda dengan kain bersih.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Stiker rusak pada motor memang harus segera dibersihkan, jika tidak akan berpengaruh pada warna asli motor. Maka dari itu, artikel cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel ini dibuat agar banyak orang yang semakin mengerti. Jika ingin memasang stiker pada <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/tips-membeli-motor-bekas\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">motor<\/a>, sebaiknya pasanglah stiker dengan bahan yang bagus.<\/span><\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Stiker memang mempercantik tampilan, tetapi jika sudah rusak maka tidak akan menarik lagi. Sedangkan jika dicabut, beberapa stiker akan meninggalkan bekas pada motor. Dibutuhkan cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel agar tampilan motor menarik lagi. Tetapi ini bukan tugas mudah, karena beberapa stiker menggunakan bahan khusus.Beberapa orang memasang stiker pada motor karena alasan &hellip; <a title=\"5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel, Mudah!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel, Mudah!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11779,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[915,954],"tags":[1577],"class_list":["post-13130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trick","category-tentang-tutorial-motor","tag-cara-menghilangkan-bekas-stiker-di-motor-yang-membandel","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13130"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13130\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}