{"id":12026,"date":"2021-11-24T12:41:03","date_gmt":"2021-11-24T12:41:03","guid":{"rendered":"https:\/\/otoriders.com\/?p=12026"},"modified":"2021-11-24T12:41:03","modified_gmt":"2021-11-24T12:41:03","slug":"alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/","title":{"rendered":"5 Alternatif Cara Membuat Shock Depan Motor Empuk yang Super Nyaman"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Bagian depan <em>shockbreaker <\/em>merupakan salah satu bagian motor yang berfungsi sebagai penahan benturan. Semisal pengguna terbentur polisi tidur, maka <em>shockbreaker <\/em>akan membantu untuk meredamnya sehingga dampak bagi tubuh tidak terlalu terlihat buruk. Oleh karena fungsinya tersebut, cara membuat <em>shock <\/em>depan motor empuk menjadi perlu ketika <em>shockbreaker <\/em>sudah mulai tua atau menjadi keras.<\/p><p>Fungsinya yang sangat berguna untuk pengendaranya memberikan rasa aman serta nyaman menjadi lebih perlu diperhatikan jika rusak. Ketika <em>shockbreaker <\/em>sudah tidak berfungsi, dapat menyebabkan bagian motor lainnya juga rusak atau bahkan sinyal tanda ada bagian yang rusak. Nah kali ini akan disampaikan cara membuat <em>shock <\/em>depan motor empuk yang membuat lebih nyaman sebagai berikut:<\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/#1_Memastikan_Banyaknya_Oli_Shockbreaker_yang_Ada_Di_Dalam_Motor\" >1. Memastikan Banyaknya Oli Shockbreaker yang Ada Di Dalam Motor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/#2_Menyesuaikan_Besarnya_Lubang_Suling_yang_Mengatur_Aliran_Oli\" >2. Menyesuaikan Besarnya Lubang Suling yang Mengatur Aliran Oli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/#3_Mengganti_Oli_Shockbreaker_Menjadi_Oli_Hidrolik\" >3. Mengganti Oli Shockbreaker Menjadi Oli Hidrolik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/#4_Memberikan_Ring_Washer_atau_Ganjalan_Tambahan\" >4. Memberikan Ring Washer atau Ganjalan Tambahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/#5_Memperbarui_dan_Mengganti_Per_Shockbreaker\" >5. Memperbarui dan Mengganti Per Shockbreaker<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memastikan_Banyaknya_Oli_Shockbreaker_yang_Ada_Di_Dalam_Motor\"><\/span>1. Memastikan Banyaknya Oli <em>Shockbreaker <\/em>yang Ada Di Dalam Motor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Cara pertama yang dapat dilakukan yaitu bersangkutan dengan pemeriksaan kadar oli, sebab <em>shockbreaker <\/em>sangat bergantung pada aliran dan kapasitas oli yang ada. Oleh karena itu, ketika oli tidak mencukupi atau bahkan kurang maka fungsi <em>shockbreaker <\/em>akan berpengaruh menjadi kurang baik. Biasanya kapasitas standar jumlah oli dikurangi 5 ml dari tabung kosong.<\/p><p>Nah langkah yang paling tepat sebagai cara membuat <em>shock <\/em>depan <a href=\"https:\/\/otoriders.com\/modifikasi-new-aerox155-connected\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">motor<\/a> empuk adalah dengan memastikan oli sudah terisi cukup. Akan tetapi, apabila oli kurang dari standar umumnya maka dapat dilakukan penambahan oli. Kemudian pastikan kembali apakah <em>shockbreaker <\/em>hal tersebut adalah penyebabnya dan telah dapat berfungsi dengan baik.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menyesuaikan_Besarnya_Lubang_Suling_yang_Mengatur_Aliran_Oli\"><\/span>2. Menyesuaikan Besarnya Lubang Suling yang Mengatur Aliran Oli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, oli dapat menjadi penyebab <em><a href=\"https:\/\/www.suzuki.co.id\/tips-trik\/mau-modifikasi-ini-2-jenis-shockbreaker-motor-depan-belakang\" rel=\"sponsored nofollow noopener\" target=\"_blank\">shockbreaker<\/a> <\/em>menjadi kurang berfungsi dengan baik. Hal ini juga dipengaruhi juga dengan lubang suling yang berfungsi untuk mengalirkan oli ke <em>shockbreaker <\/em>agar dapat bekerja.<\/p><p>Pengaturan lubang suling menjadi lebih besar akan menjadikan oli lebih banyak mengalir dan menjadikan <em>shockbreaker <\/em>lebih empuk. Akan tetapi, hati-hati karena aliran oli yang terlalu banyak akan menyebabkan <em>shockbreaker <\/em>terlalu empuk dan <em>body <\/em>motor terlalu ke bawah.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengganti_Oli_Shockbreaker_Menjadi_Oli_Hidrolik\"><\/span>3. Mengganti Oli <em>Shockbreaker<\/em> Menjadi Oli Hidrolik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Kemudian ada cara lainnya yang dapat dilakukan yaitu mengganti penggunaan oli <em>shockbreaker <\/em>menjadi oli hidrolik agar lebih pekerjaannya lebih ringan. Hal ini merupakan alternatif cara yang dilakukan jika sudah menambahkan oli, namun <em>shockbreaker <\/em>tetap sama saja dan tidak lebih empuk. Diyakini beberapa ahli bahwa oli hidrolik lebih kental dibanding oli <em>shockbreaker <\/em>sehingga akan meningkatkan performanya.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memberikan_Ring_Washer_atau_Ganjalan_Tambahan\"><\/span>4. Memberikan <em>Ring Washer <\/em>atau Ganjalan Tambahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Cara selanjutnya adalah dengan memberikan bantalan ganjalan atau disebut juga dengan <em>ring washer <\/em>yang dapat membuat <em>shockbreaker <\/em>lebih empuk. Teknik ini sebenarnya tidak terlalu direkomendasikan jika menggunakan <em>ring washer <\/em>yang tidak <em>original <\/em>sebab dapat tergerus dan mudah rusak. Akan lebih baik, jika penanganan dilakukan oleh ahli yang mampu dan memahami cara pemasangan <em>ring <\/em>tersebut.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Memperbarui_dan_Mengganti_Per_Shockbreaker\"><\/span>5. Memperbarui dan Mengganti Per <em>Shockbreaker<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Alternatif terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memperbarui per yang sudah tidak memiliki daya renggang. Pemasangan dan pemilihan per juga harus disesuaikan dengan panjang atau desain motor. Misalnya motor seperti Vario atau Supra X lebih cocok dengan desain berlagak di depan dengan bahan lebih keras.<\/p><p>Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan ketika ingin membuat <em>shockbreaker <\/em>lebih empuk dan berfungsi dengan semestinya. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan yang direkomendasikan untuk memastikan penyebab dari <em>shockbreaker <\/em>menjadi rusak atau keras. Sekian penjelasan yang disampaikan mengenai cara membuat <em>shock <\/em>depan motor empuk semoga dapat bermanfaat dan digunakan dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Bagian depan shockbreaker merupakan salah satu bagian motor yang berfungsi sebagai penahan benturan. Semisal pengguna terbentur polisi tidur, maka shockbreaker akan membantu untuk meredamnya sehingga dampak bagi tubuh tidak terlalu terlihat buruk. Oleh karena fungsinya tersebut, cara membuat shock depan motor empuk menjadi perlu ketika shockbreaker sudah mulai tua atau menjadi keras.Fungsinya yang sangat berguna &hellip; <a title=\"5 Alternatif Cara Membuat Shock Depan Motor Empuk yang Super Nyaman\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/alternatif-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Alternatif Cara Membuat Shock Depan Motor Empuk yang Super Nyaman\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12027,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[147],"class_list":["post-12026","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-cara-membuat-shock-depan-motor-empuk","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12026"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12026\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}