{"id":12011,"date":"2021-11-20T15:00:29","date_gmt":"2021-11-20T15:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/otoriders.com\/?p=12011"},"modified":"2021-11-20T15:00:29","modified_gmt":"2021-11-20T15:00:29","slug":"cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Lampu LED Motor Arus AC Mudah dan Kelebihannya"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Penggunaan lampu bohlam konvensional kini sudah beralih ke lampu tipe LED. Lampu LED lebih direkomendasikan, sebab sinar yang dihasilkan ternyata lebih terang, tahan lama dan hemat daya. Mengubah lampu konvensional ke lampu LED bisa dilakukan tanpa mengubah arus listrik utama, yaitu AC. Lantas, bagaimana cara membuat lampu LED motor arus AC? Simak ulasannya di bawah ini:<\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#1_Menyiapkan_Alat_dan_Bahan\" >1. Menyiapkan Alat dan Bahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#2_Mengambil_Rangkaian_LED_pada_Bohlam\" >2. Mengambil Rangkaian LED pada Bohlam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#3_Merangkai_LED\" >3. Merangkai LED<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#4_Memasang_Lampu_LED_ke_Motor\" >4. Memasang Lampu LED ke Motor<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#Kelebihan_Pemasangan_Lampu_LED_pada_Motor\" >Kelebihan Pemasangan Lampu LED pada Motor<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#1_Tahan_dari_Guncangan\" >1. Tahan dari Guncangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/#2_Perawatan_yang_Minim\" >2. Perawatan yang Minim<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menyiapkan_Alat_dan_Bahan\"><\/span><b>1. Menyiapkan Alat dan Bahan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Langkah yang pertama untuk membuat lampu LED motor arus AC adalah menyiapkan alat dan bahan. Arus listrik AC bisa didapatkan dari bohlam LED yang support arus AC. Bohlam LED bisa didapatkan di toko-toko elektronik sekitar. Bohlam dibuka, kemudian diambil papan yang berisi rangkaian arus listriknya.<\/p><p>Alat yang dibutuhkan untuk proses sebelum perakitan, yaitu api, kuas, serta tang untuk memegang papan LED yang nantinya akan dipanaskan. Sebenarnya alat dan bahan yang diperlukan ini fleksibel, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pastikan juga untuk memperhatikan kemudahan di proses berikutnya.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengambil_Rangkaian_LED_pada_Bohlam\"><\/span><b>2. Mengambil Rangkaian LED pada Bohlam<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Setelah alat dan bahan siap, maka selanjutnya adalah mengambil semua rangkaian LED pada bohlam. Caranya adalah dengan membuka dua bagian bohlam. Selanjutnya ambil papan LED yang di dalamnya terdapat rangkaian arus AC LED. Pisahkan semua LED dari papannya.<\/p><p>Caranya cukup mudah. Jepit papan LED menggunakan tang. Setelah itu, panaskan di atas api. Rangkaian LED akan terpisah dari papan tersebut setelah terkena aliran panas. Bantu memisahkannya dengan menyapunya menggunakan kuas. Setelah LED terlepas semua, maka LED harus dirangkai secara paralel terlebih dahulu.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Merangkai_LED\"><\/span><b>3. Merangkai LED<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Cara membuat lampu LED motor arus AC berikutnya adalah merangkai butiran LED. Rangkaian LED harus disusun secara paralel. Susun semua LED pada lakban atau isolasi untuk memudahkan proses merangkainya. Setelah tersusun paralel, solder setiap bagian agar dapat terhubung menjadi satu bagian yang utuh.<\/p><p>Tambahkan juga kabel penghubung yang nantinya akan disambungkan ke perangkat lampu LED motor. Caranya adalah dengan menempelkan kabel arus pada kedua sisi samping kanan dan kiri susunan LED paralel.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memasang_Lampu_LED_ke_Motor\"><\/span><b>4. Memasang Lampu LED ke Motor<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Setelah rangkaian LED tersusun sempurna, selanjutnya adalah memasangnya pada motor. Lakukan <i>trial<\/i> terlebih dahulu sebelum mengeksekusinya. Setelah dirasa rangkaian LED paralel sudah menyala normal, maka pemasangan sudah bisa dilakukan.<\/p><p>Memasang lampu LED motor adalah dengan menghubungkan rangkaian LED dengan bagian dalam perangkat motor menggunakan kabel yang ada.<\/p><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Pemasangan_Lampu_LED_pada_Motor\"><\/span><b>Kelebihan Pemasangan Lampu LED pada Motor<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p>Setelah mengetahui cara membuat <a href=\"https:\/\/otoriders.com\/nyala-lampu-honda-adv-150\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">lampu<\/a> LED motor arus AC, ketahui beberapa kelebihan dari memasang lampu LED pada motor. Selain menjadikan cahaya lampu lebih terang, lampu LED yang dipasang di motor juga berfungsi sebagai berikut:<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tahan_dari_Guncangan\"><\/span><b>1. Tahan dari Guncangan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Ketahanan lampu LED terhadap goncangan adalah sebab adanya komponen elektronik solid <i>state.<\/i> Penempatan lampu di dalam cup lampu juga terbilang praktis. Bentuknya yang kecil tidak memerlukan ruangan terlalu besar untuk menempatkan lampu LED. Hal ini juga yang akan berpengaruh pada ketahanannya terhadap guncangan.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perawatan_yang_Minim\"><\/span><b>2. Perawatan yang Minim<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Penggunaan lampu <a href=\"https:\/\/www.medcom.id\/otomotif\/tips-otomotif\/nbwjxV6N-4-hal-yang-mesti-dipertimbangkan-sebelum-pasang-led-di-motor\" rel=\"sponsored nofollow noopener\" target=\"_blank\">LED<\/a> tidak akan membuat tekor. Pasalnya, pemilik kendaraan juga tidak perlu sering mengganti <i>high beam<\/i> dengan harga cukup tinggi. Apalagi bagi pengendara yang sering berkendara pada malam hari dan sering menyalakan lampu. Perawatan lampu LED bersifat awet, sehingga tidak perlu terlalu sering mengganti lampu yang baru.<\/p><p>Itulah beberapa cara membuat lampu LED motor arus AC dengan mudah. Penggunaan lampu LED pada motor juga sangat kompatibel dan memiliki banyak kelebihan, seperti cahaya semakin terang, awet, dan perawatannya mudah. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan selamat mencoba.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Penggunaan lampu bohlam konvensional kini sudah beralih ke lampu tipe LED. Lampu LED lebih direkomendasikan, sebab sinar yang dihasilkan ternyata lebih terang, tahan lama dan hemat daya. Mengubah lampu konvensional ke lampu LED bisa dilakukan tanpa mengubah arus listrik utama, yaitu AC. Lantas, bagaimana cara membuat lampu LED motor arus AC? Simak ulasannya di bawah &hellip; <a title=\"Cara Membuat Lampu LED Motor Arus AC Mudah dan Kelebihannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac-mudah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cara Membuat Lampu LED Motor Arus AC Mudah dan Kelebihannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12012,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[143],"class_list":["post-12011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-cara-membuat-lampu-led-motor-arus-ac","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12011"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12011\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}