{"id":12004,"date":"2021-12-11T10:15:33","date_gmt":"2021-12-11T03:15:33","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=12004"},"modified":"2021-12-11T10:15:33","modified_gmt":"2021-12-11T03:15:33","slug":"rangkaian-kiprok-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/","title":{"rendered":"Penyebab dan Cara Mencegah Rangkaian Kiprok Motor Rusak"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu sobat otomotif ketahui, rangkaian kiprok motor merupakan bagian penting dari sepeda motor. Kiprok yang juga disebut dengan rectifier regulator ialah salah satu bagian krusial pada sistem kelistrikan sepeda motor. Rangkaian ini harus mengatur arus listrik yang masuk dari spul menuju ke aki. Ketahui fungsi dan sebab kerusakannya berikut ini:<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#Fungsi_Rangkaian_Kiprok\" >Fungsi Rangkaian Kiprok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#Sebab_Kerusakan_Rangkaian_Kiprok_Sepeda_Motor\" >Sebab Kerusakan Rangkaian Kiprok Sepeda Motor<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#1_Mesin_yang_Terlalu_Panas\" >1. Mesin yang Terlalu Panas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#2_Kiprok_Kotor_atau_Tertutup\" >2. Kiprok Kotor atau Tertutup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#3_Modifikasi_Motor\" >3. Modifikasi Motor<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/#Cara_Mencegah_Rangkaian_Kiprok_Sepeda_Motor_Rusak\" >Cara Mencegah Rangkaian Kiprok Sepeda Motor Rusak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Rangkaian_Kiprok\"><\/span><b>Fungsi Rangkaian Kiprok<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Dari sedikit penjelasan di atas sudah bisa diketahui fungsi utama rangkaian kiprok motor secara umum. Meskipun begitu, rupanya setiap bagian dari rangkaian juga memiliki beragam fungsi yang berbeda. Berikut fungsi dari beberapa bagian rangkaian:<\/span><\/p><ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kabel berwarna hitam dalam rangkaian memiliki fungsi untuk mengatur masa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kabel berwarna merah berfungsi untuk mengatur arus listrik klakson dan lampu sen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, kabel berwarna kuning bergaris merah berguna untuk penetral atau pengimbang arus listrik yang menuju rangkaian pengapian, seperti starter sepeda motor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kabel berwarna putih digunakan untuk pengisian dari aki sepeda motor.<\/span><\/li>\n<\/ul><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sebab_Kerusakan_Rangkaian_Kiprok_Sepeda_Motor\"><\/span><b>Sebab Kerusakan Rangkaian Kiprok Sepeda Motor<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengetahui fungsi dari masing-masing bagian rangkaian di atas, bisa disimpulkan rangkaian ini sangat mempengaruhi kesehatan sepeda motor. Tentunya sepeda <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/cara-pasang-flasher-2-kaki-motor\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">motor<\/a> tidak bisa digunakan dengan normal jika rangkaian ini rusak. Ketahui beberapa sebab kerusakan rangkaian kiprok untuk mencegahnya.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mesin_yang_Terlalu_Panas\"><\/span><b>1. Mesin yang Terlalu Panas<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Penyebab utama dari kerusakan kiprok sepeda motor ialah mesin yang terlalu panas. Sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi membuat mesin, termasuk kiprok, harus bekerja lebih keras. Kerja mesin yang harus berkali-kali lebih keras pada kecepatan motor yang tinggi ini membuat mesin menjadi panas.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila kondisi mesin yang panas ini dibiarkan secara terus-menerus, maka mesin akan terlalu panas atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">overheat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kondisi mesin yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">overheat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan lebih mudah untuk rusak dan tidak bisa melakukan fungsi-fungsi vitalnya. Meski sepeda motor dipacu dengan kecepatan tinggi dalam durasi pendek, jika dilakukan secara terus-menerus akan membuat kiprok berumur pendek.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kiprok_Kotor_atau_Tertutup\"><\/span><b>2. Kiprok Kotor atau Tertutup<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika pembaca mengamati, rangkaian kiprok sepeda motor memiliki sirip atau garis-garis yang timbul pada permukaannya. Sebenarnya, bentuk sirip pada permukaannya ini memiliki fungsi khusus. Fungsinya ini ialah sebagai ventilasi untuk mendinginkan rangkaian kiprok.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila permukaan sirip atau garis-garis timbul ini kotor atau tertutup, maka kerja rangkaian kiprok juga akan terganggu. Pastikan pengendara motor mengecek kebersihan sepeda motornya termasuk di bagian ini. Jangan letakkan barang atau aksesoris modifikasi motor yang menutupi ventilasi rangkaian kiprok.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Modifikasi_Motor\"><\/span><b>3. Modifikasi Motor<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Rangkaian kiprok pada dasarnya menyesuaikan dengan standar sepeda motor bawaan pabrik. Modifikasi bagian motor tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> rangkaian kiprok sepeda motor membuat kiprok bawaan cepat rusak. Kebanyakan pengguna sepeda motor melakukan modifikasi pada bagian yang memerlukan arus listrik laintanpa memperhatikan perlunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kiprok dnegan spesifikasi yang lebih tinggi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Misalnya, pengguna sepeda motor memodifikasi lampu motornya. Pengguna juga harus mengetahui kebutuhan arus listrik untuk menyalakan lampu motor. Kiprok akan mudah rusak jika harus menyalurkan arus listrik yang sudah tidak sesuai dengan standar spesifikasi bawaannya. Sesuaikan modifikasi dengan spesifikasi rangkaian kiprok yang digunakan.<\/span><\/p><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mencegah_Rangkaian_Kiprok_Sepeda_Motor_Rusak\"><\/span><b>Cara Mencegah Rangkaian Kiprok Sepeda Motor Rusak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Pada dasarnya cukup mudah untuk mencegah rangkaian kiprok rusak. Pengguna cukup menjaga kiprok agar tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">overheat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau terlalu panas. Caranya cukup dengan menggunakan sepeda motor pada kecepatan standar, rajin membersihkan ventilasi kiprok, dan sesuaikan modifikasi sepeda motor dengan spesifikasi kiprok. Kiprok yang bekerja dengan sewajarnya bisa lebih awet.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah sedikit informasi mengenai fungsi serta sebab dan cara mencegah rangkaian kiprok motor rusak. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat membantu sobat otomotif merawat kesehatan kiprok sepeda motornya dengan baik. Semoga berhasil.<\/span><\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Perlu sobat otomotif ketahui, rangkaian kiprok motor merupakan bagian penting dari sepeda motor. Kiprok yang juga disebut dengan rectifier regulator ialah salah satu bagian krusial pada sistem kelistrikan sepeda motor. Rangkaian ini harus mengatur arus listrik yang masuk dari spul menuju ke aki. Ketahui fungsi dan sebab kerusakannya berikut ini:Fungsi Rangkaian KiprokDari sedikit penjelasan di &hellip; <a title=\"Penyebab dan Cara Mencegah Rangkaian Kiprok Motor Rusak\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/rangkaian-kiprok-motor\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Penyebab dan Cara Mencegah Rangkaian Kiprok Motor Rusak\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12005,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,915],"tags":[1642],"class_list":["post-12004","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","category-tips-trick","tag-rangkaian-kiprok-motor","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12004","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12004"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12004\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12005"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12004"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12004"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12004"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}