{"id":11953,"date":"2021-11-10T13:28:04","date_gmt":"2021-11-10T13:28:04","guid":{"rendered":"https:\/\/otoriders.com\/?p=11953"},"modified":"2021-11-10T13:28:04","modified_gmt":"2021-11-10T13:28:04","slug":"cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/","title":{"rendered":"5 Cara Memperbaiki Body Motor yang Lecet Parah"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Bagi yang pernah mengalami kecelakaan, bukan hanya merasakan sakit pada tubuhnya tapi juga saat melihat kondisi kendaraannya. Karena besar kemungkinan motor mengalami gesekan dan menimbulkan baret. Jika sudah begini, bagaimana solusinya? Berikut ini cara memperbaiki <i>body<\/i> motor yang lecet parah agar bisa mulus kembali. Ada 6 tips yang dapat dicoba:<\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/#1_Mengamplas_Body_Motor_yang_Baret\" >1. Mengamplas Body Motor yang Baret<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/#2_Menggunakan_Compound\" >2. Menggunakan Compound<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/#3_Mengecat_Ulang\" >3. Mengecat Ulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/#4_Menggunakan_Fix_it_Pro\" >4. Menggunakan Fix it Pro<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/#5_Mengoleskan_Odol\" >5. Mengoleskan Odol<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengamplas_Body_Motor_yang_Baret\"><\/span><b>1. Mengamplas <\/b><b><i>Body<\/i><\/b><b> Motor yang Baret<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Cara simpel yang dapat dicoba untuk mengatasi timbulnya baret pada motor adalah dengan memanfaatkan amplas. Tapi perlu diketahui, ukuran amplas paling tidak adalah 2000 atau yang lebih halus lagi. Langkah-langkah memperbaiki lecet dengan memakai amplas adalah sebagai berikut:<\/p><ul>\n<li>Basahi <a href=\"https:\/\/otoriders.com\/cara-memperbaiki-ecu-motor-beat\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><i>body<\/i> motor<\/a> yang lecet dan rendam amplas terlebih dahulu<\/li>\n<li>Jangan asal dalam mengaplikasikan amplas. Lakukan dengan perlahan dan satu arah<\/li>\n<li>Setelah selesai, keringkan <i>body<\/i> yang sudah diamplas menggunakan kain bertekstur halus, seperti kain microfiber atau lap <i>chamois<\/i><\/li>\n<\/ul><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menggunakan_Compound\"><\/span><b>2. Menggunakan <\/b><b><i>Compound<\/i><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Agar tampilan lebih maksimal dan <a href=\"https:\/\/www.fortuna-motor.co.id\/tips-menghilangkan-goresan-dan-baret\/\" rel=\"sponsored nofollow noopener\" target=\"_blank\">lecet<\/a> benar-benar hilang, setelah di amplas aplikasikanlah <i>compound<\/i> ke <i>body<\/i> tersebut. Produk ini bisa ditemukan dengan mudah pada bengkel atau <i>marketplace<\/i>. Harga yang ditawarkan pun tidak mahal, kisaran dua puluh sampai tiga puluh ribu. Cara ini juga terbukti mampu memperbaiki lecet yang lumayan parah.<\/p><p>Untuk menggunakan <i>compound,<\/i> ikutilah langkahnya berikut:<\/p><ul>\n<li>Gosok <i>body<\/i> motor menggunakan lap yang halus supaya bekas dari amplas bisa hilang<\/li>\n<li>Aplikasikan <i>compound<\/i> secara berulang-ulang dengan gerakan memutar sampai tidak ada bekas yang terlihat<\/li>\n<li>Setelah selesai, lakukan pemolesan untuk hasil maksimal<\/li>\n<\/ul><p>Jika masih kurang yakin, bisa melihat panduan yang ada pada kemasan luar. Dan yang perlu diketahui, bahwa <i>compound<\/i> mempunyai kekurangan. Produk ini dapat membuat ketebalan cat <i>body<\/i> motor berkurang.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengecat_Ulang\"><\/span><b>3. Mengecat Ulang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Berikutnya ini merupakan cara memperbaiki <i>body<\/i> motor yang lecet parah dengan tepat dan terbaik. Jika mengecat ulang, sudah pasti baret akibat gesekan tersebut akan tertutupi dan kembali seperti semula. Tapi tidak boleh sembarangan dalam melakukannya. Ikutlah langkahnya di bawah ini:<\/p><ul>\n<li>Cuci motor sampai bersih, khususnya pada <i>body<\/i> yang lecet<\/li>\n<li>Gosokkan amplas ukuran 1000-1500. Ini difungsikan untuk mengikis pernis supaya nantinya cat bisa merata. Selain itu juga berfungsi membuka pori-pori di permukaan <i>body<\/i> motor<\/li>\n<li>Pastikan tanda sudah hilang. Yaitu dengan cara melihat, <i>body<\/i> yang awalnya mengkilap<i> (gloss)<\/i> menjadi kusam<i> (doff)<\/i><\/li>\n<li>Amplas juga permukaan <i>body<\/i> yang lecet hingga halus dan menjadi rata<\/li>\n<li>Aplikasikan <i>epoxy<\/i> ke <i>body<\/i> motor. Produk ini digunakan untuk menutupi baret secara sempurna. Selain itu juga menjadi dasar sebelum mengecat ulang agar warna yang baru bisa lebih kuat dan tidak mudah terkelupas<\/li>\n<li>Terakhir, semprotkan cat yang sudah dipilih<\/li>\n<\/ul><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menggunakan_Fix_it_Pro\"><\/span><b>4. Menggunakan <\/b><b><i>Fix it Pro<\/i><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Cara berikutnya untuk menutupi lecet yaitu dengan menggunakan <i>fix it pro.<\/i> Produk ini memiliki bentuk seperti spidol dan berfungsi menghilangkan baret dalam sekejap. Cukup gosokkan ujungnya ke <i>body<\/i> motor seperti saat memakai tipe-x. Harga dari produk ini juga murah. Pada <i>market place<\/i> atau beberapa bengkel dijual sekitar Rp20.000.<\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mengoleskan_Odol\"><\/span><b>5. Mengoleskan Odol<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p>Yang terakhir ini bisa dibilang paling praktis. Karena bahan yang dibutuhkan pasti ada di dalam kamar mandi. Perbaikilah lecet pada <i>body<\/i> motor dengan mengoleskan odol ke permukaannya. Untuk hasil sempurna, lakukan cara berikut:<\/p><ul>\n<li>Bersihkan <i>body<\/i> motor terlebih dahulu<\/li>\n<li>Oleskan odol ke <i>body<\/i> dengan menggunakan kain yang halus<\/li>\n<li>Ulangi beberapa kali sampai lecet benar-benar hilang<\/li>\n<li>Terakhir, basuh <i>body<\/i> dengan air tanpa menunggu bekas odol kering<\/li>\n<\/ul><p>Itulah cara memperbaiki <i>body<\/i> motor yang lecet parah tanpa harus membawanya ke bengkel. Ketika melakukannya, sebaiknya ikuti panduan yang ada di kemasan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Pastikan mengaplikasikan secara hati-hati agar tampilan motor baik kembali.<\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Bagi yang pernah mengalami kecelakaan, bukan hanya merasakan sakit pada tubuhnya tapi juga saat melihat kondisi kendaraannya. Karena besar kemungkinan motor mengalami gesekan dan menimbulkan baret. Jika sudah begini, bagaimana solusinya? Berikut ini cara memperbaiki body motor yang lecet parah agar bisa mulus kembali. Ada 6 tips yang dapat dicoba:1. Mengamplas Body Motor yang BaretCara &hellip; <a title=\"5 Cara Memperbaiki Body Motor yang Lecet Parah\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Cara Memperbaiki Body Motor yang Lecet Parah\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11954,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[157],"class_list":["post-11953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-cara-memperbaiki-body-motor-yang-lecet-parah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11953"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11953\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}