{"id":11870,"date":"2021-11-22T08:54:26","date_gmt":"2021-11-22T01:54:26","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=11870"},"modified":"2021-11-22T08:54:26","modified_gmt":"2021-11-22T01:54:26","slug":"cara-memperbaiki-aki-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/","title":{"rendered":"Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Baik Manual Maupun Matic"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Memang tidak menyenangkan jika mobil tidak bisa dihidupkan. Bisa jadi yang menyebabkan mobil tidak nyala adalah aki yang tekor. Lantas, bagaimana cara memperbaiki aki mobil yang tekor? Berikut ini adalah beberapa pilihan cara yang bisa dilakukan:<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#Cara_Memperbaiki_Aki_Mobil_yang_Tekor_Secara_Umum\" >Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Secara Umum<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#1_Menggunakan_Jumper_Aki\" >1. Menggunakan Jumper Aki<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#2_Mendorong_Mobil\" >2. Mendorong Mobil<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#Cara_Mengatasi_Aki_Mobil_Berdasarkan_Jenis_Transmisinya\" >Cara Mengatasi Aki Mobil Berdasarkan Jenis Transmisinya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#1_Mobil_Manual\" >1.&nbsp; Mobil Manual<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/#2_Mobil_Matic\" >2. Mobil Matic<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Memperbaiki_Aki_Mobil_yang_Tekor_Secara_Umum\"><\/span><b>Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Secara Umum<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam memperbaiki aki tekor terdapat dua <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/category\/tutorial\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">cara<\/a>. Cara yang pertama yakni hanya menggunakan jumper aki sedangkan cara kedua dengan mendorong mobil. Berikut ini penjelasan langkah-langkahnya:<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menggunakan_Jumper_Aki\"><\/span><b>1. Menggunakan Jumper Aki<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara pertama yakni mudah saja, hanya menggunakan jumper aki. Namun, memang cara ini membutuhkan kehati-hatian yang tinggi. Pertama, dekatkan mobil dan letakkan tuas transmisi pada posisi parkir atau netral. Pastikan bahwa semua komponen mobil yang bisa menghantarkan listrik telah dimatikan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian hubungkan kabel jumper posting yang berwarna merah ke kutub <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Akumulator\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">aki<\/a> positif. Lalu hubungkan pula kabel jumper negatif ke kutub aki negatif. Apabila sudah terpasang, hubungkan sisi satunya ke bagian mesin yang berbahan besi. Selanjutkan coba hubungkan mesin mobil pen-jumper dengan menginjak pedal gas di atas 1000 rpm dan coba nyalakan.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mendorong_Mobil\"><\/span><b>2. Mendorong Mobil<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Langkah kedua yakni dengan mendorong mobil. Ketahuilah bahwa cara ini hanya bisa dilakukan apabila mobil bertransmisi manual. Untuk langkah-langkahnya yakni pertama, masukkan tuas transmisi ke gigi dua lalu injak koplingnya. Kemudian dorong mobil hingga melaju dengan cepat. Jika sudah, lepaskan pedal koplingnya. Apabila mesin dapat hidup, biarkan selama 15-30 menit sebelum mobil dijalankan.<\/span><\/p><h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengatasi_Aki_Mobil_Berdasarkan_Jenis_Transmisinya\"><\/span><b>Cara Mengatasi Aki Mobil Berdasarkan Jenis Transmisinya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">jika mengacu pada jenisnya, cara memperbaiki aki mobil yang tekor juga dibedakan berdasarkan transmisinya. Cara penanganan mobil manual dengan matic itu berbeda, berikut ini rinciannya:<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mobil_Manual\"><\/span><b>1.&nbsp; Mobil Manual<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika menelisik pada spesifikasi mobilnya, cara mengatasi aki mobil yang bertransmisi manual dan matic juga berbeda. Cara pertama yakni memakai jumper aki normal atau aki mobil lain yang sama bertransmisi manual. Apabila tidak menemukan aki normal, maka bisa menggunakan alternatif lain.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara lainnya yakni dengan menghidupkan mesin dengan dorongan. Jika sebelumnya transmisi mobil dimasukkan ke gigi 4 atau 4, selanjutnya injak pedal kopling secara penuh. Kemudian dorong dengan kuat dan cepat hingga 5-10 meter.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila sudah mencapai jarak yang cukup, pedal kopling bisa dilepas secara perlahan. Kemudian, cobalah untuk menghidupkan mobil. Biarkan saja mobil tetap hidup dalam waktu yang cukup kurang lebih selama 20 menit untuk mengisi kembali aku yang tero yang habi yang menyebabkan mesin terhenti. Jika cara ini berhasil, mobil bisa berjalan kembali.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mobil_Matic\"><\/span><b>2. Mobil Matic<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara untuk memperbaiki aki tekor jauh lebih sedikit mudah versi matic dari versi manual. Dalam prakteknya membutuhkan aki normal. Apabila tidak menemukan aki normal, maka dapat memakai bantuan mobil lain dengan cara jumper aki. Komponen yang dibutuhkan dalam metode ini adalah kabel jumper.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kabel ini digunakan untuk menghubungkan aki mobil yang mati dengan aki yang normal. Jika aki normal sudah terpasang pada mobil matic, sebaiknya hidupkan lagi bersamaan dengan menghubungkan kabel jumper. Hubungkan kabel jumper aki sesuai dengan kutub positif dan kutub negatif.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya, matikan seluruh piranti elektronik di mobil seperti audio, lampu ataupun AC. Apabila sudah, silahkan hidupkan kembali mobil dengan aki normal. Lalu, pasang kabel jumper pada kutub aki yang mati. Jika mobil sudah berhasil hidup kembali, lepaskan kabel jumper tadi secara perlahan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Stabilkan rpm pada angka 1000 dalam beberapa waktu. Kemudian nyalakan mesin selama 15 menit untuk mengisi aki yang tekor. Jika sudah berhasil mobil akan dapat melaju dengan normal lagi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah cara memperbaiki aki mobil yang tekor baik mobil manual maupun mobil matic. jika sewaktu-waktu mobil tidak bisa nyala, coba beberapa cara di atas jika penyebabnya karena aki yang tekor.<\/span><\/p><p>&nbsp;<\/p><p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Memang tidak menyenangkan jika mobil tidak bisa dihidupkan. Bisa jadi yang menyebabkan mobil tidak nyala adalah aki yang tekor. Lantas, bagaimana cara memperbaiki aki mobil yang tekor? Berikut ini adalah beberapa pilihan cara yang bisa dilakukan:Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Secara UmumDalam memperbaiki aki tekor terdapat dua cara. Cara yang pertama yakni hanya menggunakan &hellip; <a title=\"Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Baik Manual Maupun Matic\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-aki-mobil\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor Baik Manual Maupun Matic\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11871,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[945],"tags":[156],"class_list":["post-11870","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-riview-motor","tag-cara-memperbaiki-aki-mobil","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11870"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11870\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}