{"id":11859,"date":"2021-11-14T01:46:16","date_gmt":"2021-11-14T01:46:16","guid":{"rendered":"https:\/\/otoriders.com\/?p=11859"},"modified":"2021-11-14T01:46:16","modified_gmt":"2021-11-14T01:46:16","slug":"cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/","title":{"rendered":"5 Langkah Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika pembaca mengerem sepeda motor menggunakan rem belakang, akan ada lampu di belakang motor yang menyala. Ini berguna agar pengendara lain di belakang pembaca mengetahui bahwa pembaca sedang mengerem. Jika lampu rem belakang motor ini rusak bisa membuat keamanan berkendara terganggu. Ketahui cara memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/otoriders.com\/kerusakan-pada-rem\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">rem<\/a> belakang motor berikut:<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/#1_Siapkan_Peralatan\" >1. Siapkan Peralatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/#2_Lepaskan_Cover_Kepala_Motor\" >2. Lepaskan Cover Kepala Motor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/#3_Lepaskan_Baut_di_Bawah_Spion\" >3. Lepaskan Baut di Bawah Spion<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/#4_Temukan_Switch_Rem_Belakang\" >4. Temukan Switch Rem Belakang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/#5_Pasang_Switch_Baru\" >5. Pasang Switch Baru<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Siapkan_Peralatan\"><\/span><b>1. Siapkan Peralatan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum melakukan langkah-langkah lain cara memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">rem belakang motor matic, pertama-tama pembaca harus mempersiapkan peralatannya terlebih dahulu. Siapkan obeng, obeng plus, dan kunci ring dengan ukuran 8 mm. Selain itu, siapkan juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> baru yang akan menggantikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lama yang sudah rusak.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Pembaca juga bisa menyiapkan beberapa wadah yang akan digunakan untuk menyimpan baut. Ini berguna agar pembaca bisa memasang lagi rangkaian sepeda motor tanpa harus kesulitan karena kehilangan baut motor. Untuk lebih tepatnya lagi, hitung baut setiap bagian yang dilepas.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Lepaskan_Cover_Kepala_Motor\"><\/span><b>2. Lepaskan Cover Kepala Motor<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Sepeda motor memiliki beberapa bagian. Bagian di mana terdapat speedometer, spion, dan lampu depan disebut juga sebagai bagian kepala motor. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">baru menyala ketika tuas rem belakang ditarik. Ini berarti kabel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhubung dari tuas rem yang terletak di bagian kepala sepeda motor.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk melepaskan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lama, pembaca perlu melepaskannya dari kabel yang menghubungkannya dengan rem belakang terlebih dahulu. Buka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kepala motor. Di bagian bawah speedometer terdapat baut penguncinya. Lepaskan baut tersebut dengan obeng. Pastikan untuk menyimpan kembali baut dan mengingat bagiannya.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Lepaskan_Baut_di_Bawah_Spion\"><\/span><b>3. Lepaskan Baut di Bawah Spion<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cover <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">kepala motor baru bisa terlepas keseluruhan apabila pembaca juga melepaskan baut yang terdapat di bagian bawah spion. Untuk melepaskan bagian ini terbilang cukup sulit. Ini dikarenakan posisinya yang terhimpit spion dan lekukan sepeda motor.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Karena posisinya yang susah untuk dilepas, pembaca bisa melepas baut yang menghubungkan dudukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">handle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> rem dengan klem dudukan stang terlebih dahulu. Sama seperti sebelumnya, simpan baut yang sudah lepas. Setelah berhasil melepasnya, pembaca bisa lebih mudah melepas baut di bagian bawah dalam spion. Gunakan obeng plus untuk melepasnya.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Temukan_Switch_Rem_Belakang\"><\/span><b>4. Temukan <\/b><b><i>Switch<\/i><\/b><b> Rem Belakang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika sebelumnya pembaca sudah melepaskan dudukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">handle <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">rem yang terhubung dengan klem dudukan stang, pembaca bisa lebih mudah menemukan lokasi rem belakang.&nbsp; Namun jika pembaca masih bingung dan tidak tahu mana rem belakang yang terhubung dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> coba ingat kebiasaan rem sepeda motor.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya, tuas kanan rem sepeda motor matic adalah rem depan. Sementara tuas kiri rem sepeda motor matic adalah rem belakang. Selain itu, pembaca juga bisa mengurut kabel dari rem. Perhatikan kabelnya dan lihat kemana kabel tersebut terhubung. Jika kabel tersebut mengarah ke soket yang terhubung ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, itulah rem belakang.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pasang_Switch_Baru\"><\/span><b>5. Pasang <\/b><b><i>Switch <\/i><\/b><b>Baru<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah berhasil menemukan soket <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">rem belakang. Lepaskan soket tersebut. Meskipun bentuknya terlihat seperti soket listrik, untuk melepasnya pembaca tidak boleh menariknya. Justru pembaca perlu mendorong soket <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> hingga terlepas.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Dorong kabel dari soket switch terlebih dahulu. Pastikan untuk mendorongnya hingga kabel condong keluar seperti akan terlepas. Sebelum kabel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terlepas secara keseluruhan, dorong <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">hingga terlepas dari kabelnya. Setelah itu, pembaca bisa mengambil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">baru dan memasangkannya. Pasang secara perlahan dan pastikan untuk tidak meninggalkan celah di soketnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rem\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">rem<\/a> belakang motor matic dengan memasang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">baru ini perlu dilakukan dengan cermat. Pasang kembali baut-baut dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kepala motor. Namun, sebelumnya, pastikan untuk mencoba menyalakan motor terlebih dahulu. Coba tarik tuas rem hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">switch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menyala. Jika berhasil maka pembaca bisa memasang semua baut kembali seperti semula.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Jika pembaca mengerem sepeda motor menggunakan rem belakang, akan ada lampu di belakang motor yang menyala. Ini berguna agar pengendara lain di belakang pembaca mengetahui bahwa pembaca sedang mengerem. Jika lampu rem belakang motor ini rusak bisa membuat keamanan berkendara terganggu. Ketahui cara memperbaiki switch rem belakang motor berikut:1. Siapkan PeralatanSebelum melakukan langkah-langkah lain cara &hellip; <a title=\"5 Langkah Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Langkah Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11843,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[162],"class_list":["post-11859","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-cara-memperbaiki-switch-rem-belakang-motor","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11859"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11859\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}