{"id":11836,"date":"2021-11-13T16:50:10","date_gmt":"2021-11-13T09:50:10","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=11836"},"modified":"2021-11-13T16:50:10","modified_gmt":"2021-11-13T09:50:10","slug":"cara-mengemudi-mobil-di-tikungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/","title":{"rendered":"Cara Mengemudi Mobil di Tikungan Bagi Pemula"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi seorang pengemudi mobil lama mungkin sudah biasa mengemudikan mobil di tikungan. Namun bagaimana dengan pengemudi baru alias masih pemula? Kebanyakan dari para pengemudi pemula akan kesulitan menghadapi tikungan yang tajam saat mengemudi. Di bawah ini akan dijelaskan cara mengemudi mobil di tikungan bagi pemula. Simak ulasannya berikut ini:<\/span><\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/#1_Menyalakan_Sein_dan_Mengurangi_Kecepatan\" >1. Menyalakan Sein dan Mengurangi Kecepatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/#2_Menurunkan_Gigi\" >2. Menurunkan Gigi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/#3_Memperhatikan_Kendaraan_di_Belakang\" >3. Memperhatikan Kendaraan di Belakang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/#4_Berbelok_dan_Putar_Penuh_Stir\" >4. Berbelok dan Putar Penuh Stir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/#5_Memperhatikan_Keadaan_Mobil\" >5. Memperhatikan Keadaan Mobil<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menyalakan_Sein_dan_Mengurangi_Kecepatan\"><\/span><b>1. Menyalakan Sein dan Mengurangi Kecepatan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Langkah pertama yang perlu diperhatikan yaitu dengan menyalakan lampu sein. Menyalakan lampu sein ke kiri atau kanan sangatlah penting demi keamanan ketika berbelok. Selain itu juga sebagai informasi bagi pengendara lainnya yang ada di depan atau belakang.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Nyalakan lampu sein ketika akan berbelok ke kiri atau kanan sekitar 10 hingga 15 detik sebelum berbelok. Hal ini bertujuan agar pengendara yang ada di belakang dapat mengetahui bahwa mobil yg di depannya akan berbelok. Dengan begitu, maka akan dapat mengurangi kecepatannya agar tidak terjadi pengereman mendadak.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika lampu sein sudah dinyalakan, maka berbeloklah dengan mengurangi kecepatan mobil. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Karena pengemudi sedikit kesulitan ketika melihat kendaraan depannya, maka hal tersebut harus dilakukan pada tikungan yang tajam.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Selain itu juga lampu rem yang menyala di belakang memberi pertanda pada pengendara lain bahwa mobil di depannya akan berbelok.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menurunkan_Gigi\"><\/span><b>2. Menurunkan Gigi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara selanjutnya adalah dengan menurunkan gigi mobil. Dengan menurunkan gigi mobil, maka mobil dapat lebih mudah untuk dikendalikan. Lalu, dengan begitu <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/pintu-mobil-tidak-bisa-dikunci-manual\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">mobil<\/a> juga tetap mendapat energi yang sesuai ketika akan berbelok di tikungan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Tetapi, apabila akan menurunkan gigi mobil, perlu diperhatikan juga kecepatan mobil agar dalam kecepatan yang pelan. Kemudian, tak lupa perhatikan pula kondisi tikungannya. Jangan sampai ada kendaraan lain yang juga ingin berbelok di jalur yang sama apalagi jika jalannya sempit.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memperhatikan_Kendaraan_di_Belakang\"><\/span><b>3. Memperhatikan Kendaraan di Belakang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum berbelok di tikungan tajam, sebaiknya pengemudi memperhatikan pula kendaraan lain yang ada di belakangnya. Pastikan kendaraan di belakang melaju pelan dan setidaknya mengetahui bahwa ada mobil di depannya yang akan berbelok. Dengan begitu, maka pengemudi dapat berbelok dengan aman.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Berbelok_dan_Putar_Penuh_Stir\"><\/span><b>4. Berbelok dan Putar Penuh Stir<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara mengemudi mobil di tikungan bagi pemula selanjutnya adalah berbelok dan putar penuh stir. Tikungan yang tajam akan berbentuk &ldquo;L&rdquo;, maka pengemudi harus mengetahui teknik berbelok yang aman. Beloklah ketika posisi mobil sudah setengahnya, agar tidak terjadi tabrakan antar bodi mobil dengan objek yang ada di sekitar tikungan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika sudah berbelok, putar stir mobil dengan penuh. Hal ini juga berlaku ketika akan memutar balikkan mobil, pengemudi harus mengetahui berapa kali putaran stir yang pas untuk sebuah tikungan. Dengan begitu, pengemudi akan dapat lebih mudah ketika akan berbelok di tikungan.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Memperhatikan_Keadaan_Mobil\"><\/span><b>5. Memperhatikan Keadaan Mobil<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Cara yang terakhir adalah dengan memperhatikan keadaan mobil. Ketika sudah berbelok, perhatikan bagian depan mobil, apakah sudah lurus berada di jalurnya atau masih belum lurus. Pastikan mobil sudah berada di jalurnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Perhatikan juga kondisi sekitar<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Mobil#:~:text=Mobil%20(serapan%20dari%20bahasa%20Belanda,&#039;mov%C3%A9re&#039;%20(bergerak).\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"> mobil<\/a> melalui kaca spion dan kaca gantung depan mobil. Pastikan kondisi sekitar aman dan mobil dapat melaju dengan kecepatan yang diinginkan. Tetap kondisikan mobil berada di jalurnya yang lurus agar tidak mengganggu pengendara lainnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah 5 cara mengemudi mobil di tikungan bagi pemula. Berbelok di tikungan yang tajam memang agak menyulitkan terutama bagi pengemudi pemula. Tetapi, tidak perlu khawatir lagi karena diatas sudah disebutkan cara-caranya dengan mudah.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Bagi seorang pengemudi mobil lama mungkin sudah biasa mengemudikan mobil di tikungan. Namun bagaimana dengan pengemudi baru alias masih pemula? Kebanyakan dari para pengemudi pemula akan kesulitan menghadapi tikungan yang tajam saat mengemudi. Di bawah ini akan dijelaskan cara mengemudi mobil di tikungan bagi pemula. Simak ulasannya berikut ini:1. Menyalakan Sein dan Mengurangi KecepatanLangkah pertama &hellip; <a title=\"Cara Mengemudi Mobil di Tikungan Bagi Pemula\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-mengemudi-mobil-di-tikungan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cara Mengemudi Mobil di Tikungan Bagi Pemula\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11837,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[915],"tags":[1589],"class_list":["post-11836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trick","tag-cara-mengemudi-mobil-di-tikungan","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11836"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11836\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}