{"id":11765,"date":"2021-10-29T21:30:39","date_gmt":"2021-10-29T14:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=11765"},"modified":"2021-10-29T21:30:39","modified_gmt":"2021-10-29T14:30:39","slug":"cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/","title":{"rendered":"5 Cara Memperbaiki Dinamo Starter Motor dan Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinamo starter motor merupakan komponen yang penting untuk mempermudah pengendara dalam berkendara. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini akan membuat pengendara kesulitan ketika menghidupkan motornya. Namun ada beberapa cara memperbaiki dinamo <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Starter_(mesin)\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">starter<\/a> motor dengan mengetahui penyebabnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi kerusakan biasanya memiliki berbagai penyebab yang muncul dari faktor dalam maupun luar. Sama halnya dengan kondisi dinamo starter yang memiliki penyebab sebelum terjadi kerusakan. Mengetahui penyebab ini sangat penting agar bisa memperbaikinya dengan mudah. Langsung saja ketahui cara memperbaiki kerusakan dinamo starter motor, berikut ini:&nbsp;<\/span><\/p><p>\n<figure id=\"attachment_11766\" aria-describedby=\"caption-attachment-11766\" style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-11766 size-large\" src=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/keys-1380134_1280-630x380.jpg\" alt=\"cara memperbaiki dinamo starter motor\" width=\"630\" height=\"380\"><figcaption id=\"caption-attachment-11766\" class=\"wp-caption-text\">cara memperbaiki dinamo starter motor<\/figcaption><\/figure>\n<\/p><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/#1_Cek_Kondisi_Aki\" >1. Cek Kondisi Aki<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/#2_Cek_Kemungkinan_Relay_Starter_Konsleting\" >2. Cek Kemungkinan Relay Starter Konsleting<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/#3_Cek_Magnet_Starter\" >3. Cek Magnet Starter<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/#4_Cek_Kawat_Tembaga\" >4. Cek Kawat Tembaga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/#5_Cek_Sikat_Starter\" >5. Cek Sikat Starter<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cek_Kondisi_Aki\"><\/span><b>1. Cek Kondisi Aki<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama pengendara dapat mengecek kondisi aki yang bisa mempengaruhi starter tidak dapat berfungsi. Aki yang sudah drop akan sulit untuk menyalakan kendaraan melalui starter yang terletak pada sisi kiri stang. Jika didapati kondisi aki yang drop maka pengendara bisa mengunjungi cabang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengganti aki.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Aki yang dibiarkan habis dapat mempengaruhi starter dan kemudian membuat dinamonya menjadi rusak. Pada kondisi ini pengendara hanya bisa menyalakan kendaraannya dengan starter manual. Aki yang drop biasanya terjadi pada kendaraan yang sudah lama dipakai sehingga membutuhkan pengisian baru.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cek_Kemungkinan_Relay_Starter_Konsleting\"><\/span><b>2. Cek Kemungkinan Relay Starter Konsleting<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Relay starter ini sering disebut dengan bendik yang berfungsi untuk menghubungkan arus listrik yang ada pada aki menuju ke dinamo. Pada kondisi ini pengendara bisa mengecek sendiri jika memiliki pemahaman yang cukup. Namun jika tidak dapat dilakukan sendiri dapat menuju ke bengkel agar diperbaiki oleh yang lebih paham.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika relay sudah konsleting akan mempengaruhi kualitas dinamo starter meskipun sudah diperbaiki. Semakin lama dibiarkan akan merusak dinamo starter dan berbagai komponen motor lainnya. Tanpa adanya relay maka starter otomatis tidak dapat bekerja lagi sehingga pengendara perlu menyalakan menggunakan starter otomatis.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Cek_Magnet_Starter\"><\/span><b>3. Cek Magnet Starter<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinamo starter memiliki sebuah magnet yang dapat membuat kendaraan menyala hanya dengan menekan tombol starter. Namun ketika magnet tersebut pecah maka motor tidak dapat dihidupkan menggunakan starter otomatis tersebut. Untuk itu pengendara bisa memperbaiki magnet yang pecah tersebut atau menggantinya dengan magnet yang baru.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui kondisi dinamo starter dalam kondisi baik coba melakukan servis secara rutin. Seringnya motor digunakan maka akan membuat berbagai komponen lemah dan membutuhkan perbaikan.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Cek_Kawat_Tembaga\"><\/span><b>4. Cek Kawat Tembaga<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab dinamo starter rusak kemungkinan adanya lilitan kawat tembaga yang sudah usang. Maka dari itu, cara memperbaiki dinamo starter motor yaitu dengan mengganti lilitan kawat tembaga. Hal ini perlu diperbaiki dengan menggantinya sehingga dinamo starter dapat berfungsi kembali.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Caranya adalah membuka dinamo starter tersebut kemudian bersihkan jika terdapat kotoran atau sumbatan yang menghalangi lilitan kawat tembaga. Setelah itu lepas dan pasang menggunakan kawat tembaga yang baru.<\/span><\/p><h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cek_Sikat_Starter\"><\/span><b>5. Cek Sikat Starter<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Starter motor rusak juga bisa dikarenakan sikat starter usang. Dinamo motor rusak karena sikatnya yang sudah lama tidak diganti, maka pengendara bisa menggantinya. Caranya yaitu buka dinamo starter kemudian lepas sikat yang ada di dalamnya kemudian pasang sikat yang baru. Pada kondisi ini pengguna bisa menggantinya di saat kondisi starter tidak berfungsi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu rakit kembali dan coba nyalakan starter otomatis. Lakukan juga pembersihan secara full. Cara ini bisa dilakukan jika memiliki kemampuan untuk memperbaiki sendiri dan sudah memahami letak dinamo starter.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa cara memperbaiki dinamo starter <a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/pernah-telat-ganti-oli-ini-akibatnya\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">motor<\/a> dengan mengetahui penyebabnya. Kerusakan akan muncul karena ada suatu penyebab yang bisa mempengaruhi kinerja komponen pada motor. Memahami letak kerusakan akan membuat pengendara irit mengeluarkan biaya perbaikan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Dinamo starter motor merupakan komponen yang penting untuk mempermudah pengendara dalam berkendara. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini akan membuat pengendara kesulitan ketika menghidupkan motornya. Namun ada beberapa cara memperbaiki dinamo starter motor dengan mengetahui penyebabnya.Terjadi kerusakan biasanya memiliki berbagai penyebab yang muncul dari faktor dalam maupun luar. Sama halnya dengan kondisi dinamo starter yang &hellip; <a title=\"5 Cara Memperbaiki Dinamo Starter Motor dan Penyebabnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Cara Memperbaiki Dinamo Starter Motor dan Penyebabnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11766,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[945,37,915,954],"tags":[1575],"class_list":["post-11765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-riview-motor","category-otomotif","category-tips-trick","category-tentang-tutorial-motor","tag-cara-memperbaiki-dinamo-starter-motor","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11765"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11765\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}