{"id":11665,"date":"2021-10-11T14:22:24","date_gmt":"2021-10-11T07:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/aufaproject46.com\/?p=11665"},"modified":"2021-10-11T14:22:24","modified_gmt":"2021-10-11T07:22:24","slug":"perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport\/","title":{"rendered":"Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p><strong>Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport<\/strong><\/p><p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-11271 size-full\" src=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2.jpg\" alt=\"perawatan motor MotoGP dan motor sport\" width=\"680\" height=\"420\" srcset=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2.jpg 680w, https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2-200x124.jpg 200w, https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2-615x380.jpg 615w, https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2-150x93.jpg 150w, https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2-300x185.jpg 300w, https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210721_232644_compress2-356x220.jpg 356w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/p><p><strong>Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport! <em><a href=\"https:\/\/aufaproject46.com\/waktu-yang-tepat-untuk-mengganti-busi-motor\/#more-11147\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Aufaproject46.com <\/a><\/em><\/strong>Hallo sobat, Motor MotoGP memang sangat penting dijaga kualitas dan keamanannya agar pebalap lancar bertanding di sirkuit. Untuk itu tak heran jika biaya perawatan dari motor jenis ini sangatlah mahal bahkan bisa menyentuh angka miliaran rupiah. Hal itu dikarenakan seluruh spare part yang dipakai juga berkualitas bagus.<\/p><p>Tidak bisa dibandingkan antara perawatan motor MotoGP dengan motor sport biasa, karena keduanya jelaslah berbeda. Namun, apa saja perbedaan yang dimaksud ini?<\/p><ol>\n<li>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-black ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport\/#Dari_Segi_Rem\" >Dari Segi Rem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport\/#Dari_Segi_Ban\" >Dari Segi Ban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport\/#Dari_Segi_Suspensi_dan_Coolant\" >Dari Segi Suspensi dan Coolant<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Segi_Rem\"><\/span><strong>Dari Segi Rem<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol><p>Salah satu komponen penting dalam kendaraan ialah rem, begitu pun dengan <strong>perawatan motor MotoGP dan motor sport<\/strong> biasa yang harus diperhatikan komponen satu ini. Piringan cakram pada motor MotoGP kadang bahkan tidak bisa bertahan sepanjang pekan balap, minyak rem wajib senantiasa diganti dan juga dilakukan bleeding untuk setiap sesinya.<\/p><p>Sementara itu pada motor sport biasa, di mana usia rem ini bisa digunakan sampai 15.000 km sampai waktunya service tiba. Pergantian minyak dan juga bleeding bisa saja dilakukan setiap 2 tahun sekali.<\/p><ol>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Segi_Ban\"><\/span><strong>Dari Segi Ban<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol><p>Ketika sesi Free Practice berlangsung, ban sendiri sudah harus diganti. Ban pada motor balap didesain supaya dapat memberikan performa yang maksimal, di mana berarti usianya sangatlah pendek. Kebanyakan ban motor balap MotoGP bahkan sangat jarang sekali bisa bertahan untuk satu kali balapan. Inilah yang membuat <strong>perawatan motor MotoGP dan motor sport<\/strong> biasa berbeda.<\/p><p>Sementara ban pada motor sport biasa mestilah punya keseimbangan antara awet dan juga efisiensinya. Pengecekan untuk ban motor sport biasa paling tidak satu bulan sekali dengan penggunaannya bisa dilakukan sampai 10.000 km.<\/p><ol>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Segi_Suspensi_dan_Coolant\"><\/span><strong>Dari Segi Suspensi dan Coolant<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol><p><strong>Perawatan motor MotoGP dan motor sport<\/strong> biasa juga berbeda dari segi suspensi serta coolant. Di mana coolant biasanya diganti pada akhir hari setelah ajang balap selesai. Sedangkan untuk motor sport biasa dilakukan pada saat servis atau mungkin kurang lebih 3 tahun sekali.<\/p><p>Sementara itu untuk suspensinya biasa pada motor MotoGP dilakukan perubahan beberapa kali untuk setiap pekannya, karena memang ada banyak modifikasi yang harus dilakukan. Nah, kalau pada motor biasa, maka pengguna perlu memeriksa komponen seal dan juga oli kurang lebih setiap 30.000 km atau setiap kali pemakaian.<\/p><p>Pada intinya <em>perawatan motor MotoGP dan motor sport<\/em> lebih mahal motor <a href=\"http:\/\/aufaproject.com\" rel=\"nofollow\">MotoGP,<\/a> karena membutuhkan komponen yang bagus agar bisa menang di sirkuit pertandingan. Harganya pun tak main-main karena bisa mencapai ratusan juta hingga milyaran, sehingga jika motor tersebut rusak maka akan sangat rugi sekali. Itulah hal-hal yang berhubungan dengan perawatan pada motor MotoGP dan juga motor biasa. Semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p>Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor SportMengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport! Aufaproject46.com Hallo sobat, Motor MotoGP memang sangat penting dijaga kualitas dan keamanannya agar pebalap lancar bertanding di sirkuit. Untuk itu tak heran jika biaya perawatan dari motor jenis ini sangatlah mahal bahkan bisa menyentuh angka miliaran rupiah. Hal itu dikarenakan &hellip; <a title=\"Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/perawatan-motor-motogp-dan-motor-sport\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Mengenal Bedanya Perawatan Motor MotoGP dan Motor Sport\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11617,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[949,37,38],"tags":[1541,1542,1543],"class_list":["post-11665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-motor-racing","category-otomotif","category-riview","tag-dari-segi-ban","tag-dari-segi-rem","tag-perawatan-motor-motogp","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11665"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11665\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aufaproject.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}